Sekarang ini, budidaya ayam kampung menjadi salah satu usaha yang menjanjikan lho! Karena permintaan ketersediaan oleh masyarakat membuat usaha ini akan selalu dicari. Produk yang bermanfaat pada budidaya ini yakni daging ayam kampung itu sendiri dan telurnya.
Budidaya ayam kampung ini dapat dimulai dengan modal yang kecil, bahkan untuk para pemula pun dapat memulainya dengan mudah. Sebagian besar masyarakat menyukai ayam kampung karena memiliki nilai kualitas yang lebih baik, padat, memiliki rasa yang lebih gurih, serta kandungan gizi yang tinggi.
Ayam kampung relative mudah dibudidaya, karena jenis ayam ini dikatakan mempunyai daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan yang tinggi serta dapat hidup di berbagai wilayah dengan perbedaan kondisi iklim yang ekstrim. Tidak hanya itu, ayam kampung juga memiliki kemampuan untuk tertahan hidup dalam kondisi pakan yang memiliki kandungan nutrisi yang rendah.
Dengan harga jualnya yang terbilang mahal, ternyata perawatan ayam kampung ini relative mudah untuk dijadikan budidaya ayam untuk kamu tekuni. Untuk sukses dalam budidaya ayam kampung ini, kamu tentunya perlu mengetahui cara budidaya ayam kampung yang baik dan benar untuk kamu para pemula.
Cara Budidaya Ayam Kampung untuk Pemula
Berikut ini beberapa tahapan yang perlu kamu ikuti supaya bisa melakukan dan menjalankan usaha ayam kampung.
1. Pemeliharaan Dengan Cara Intensif
Yang pertama, ada pemeliharaan dengan cara intensif. Pemeliharaan ini dilakukan dengan cara ternak ayam dikandangkan seharian, kemudian ayam akan diberikan pakan secara penuh yakni sekitar 100 gram per ekor setiap harinya.
Dengan cara ini umumnya memang akan membutuhkan modal yang relatif banyak apalagi pada pembelian pakan ayam. Akan tetapi, walaupun modalnya relatif besar, produktivitas ayam kampung akan lebih meningkat dengan menggunakan metode ini.
2. Pemeliharaan dengan Cara Umbaran
Sistem umbaran ini tidak mempunyai ketentuan sistem serta model kandang. Kandang hanya akan menjaga ayam dari suhu malam dan juga pengganggu. Dengan begitu, ayam akan dibebaskan jika pagi hari dan akan dimasukkan ke dalam kandang pada malam hari. Cara ini serang kali dipakai di daerah pedesaan.
3. Pembuatan Kandang
Sebelum memulai membudidaya ayam kampung, kamu perlu membuat kandang untuk ayam kamu nantinya. Pilihlah bahan pembuatan kandang yang kokoh supaya kandang kamu dapat bertahan lama. Tidak hanya kokoh, kenyamanan ayam juga penting, oleh karena itu perlu juga membuat kandang ayam yang nyaman dan aman.
4. Pengendalian Hama pada Kandang
Salah satu faktor yang bisa menurunkan produktivitas ayam kampung adalah hama. Dengan begitu, diperlukan cara untuk menanggulangi hama supaya tingginya produktivitas ayam kampung dapat tercapai. Untuk melakukannya kamu perlu cara yakni, dengan melakukan difumigasi dengan menggunakan desinfektan sebanyak 3 kali.
5. Pemilihan Bibit Ayam
Membeli dalam bentuk telur adalah salah satu cara untuk mendapatkan bibit ayam kampung yang baik. Asal usul bibit juga perlu diperhatikan, karena kualitas ayam kampung kamu nantinya ditentukan dari asal bibit atau induk dari telur tersebut.
6. Pakan Ayam Kampung
Selain bibit, pakan ayam juga menjadi salah satu faktor penentu dalam kesuksesan dari budidaya ayam kampung kamu. Terdapat dua periode pembagian pakan, yakni starter dan fisher. Diketahui periode starter ialah periode saat ayam berusia 0-2 minggu. Dengan kemudian pakan akan diracik sampai mempunyai 21% kadar protein. Dan untuk fisher sendiri akan diberikan saat ayam berumur 2-12 minggu. Dengan pemberian pakan yang mengandung 16% kadar protein.
Untuk pakan sendiri tentunya perlu dengan bahan-bahan yang berkualitas dan memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan ayam. Jika kamu ingin meracik sendiri pakan ayam itu, kamu dapat menggunakan mesin pembuat pakan ayam dan juga mesin pengaduk pakan. Karena kedua mesin itu akan bermanfaat dan membantu kamu dalam membuat pakan untuk ayam kampung kamu.
Jenis pakan ayam yang sering kali dipakai oleh para peternak ayam salah satunya adalah konsentrat. Konsentrat sendiri akan diracik sesuai kebutuhan nutrisi ayam kampung itu sendiri.
7. Mengatasi dan Mencegah Penyakit pada Ayam
Kendala yang sering kali dialami oleh para peternak ayam adalah penyakit yang akan sangat merugikan untuk usaha ayam kampung. Oleh karena itu perlunya mengetahui cara mengatasi dan mencegah penyakit pada ayam, salah satu caranya adalah dengan selalu memastikan kebersihan ayam dan kandang ayam, serta pakan yang digunakan.
Itu dia penjelasan singkat tentang cara budidaya ayam kampung yang dapat kamu ikuti untuk usaha kamu. Semoga pembahasan di atas bermanfaat dan membantu kamu dalam membudidaya ayam kampung.