M. Jibril: Kado untuk Obama
Baca Juga
Menag perkirakan Idul Fitri JumatMenag perkirakan Idul Fitri Jumat
SIDANG itsbat untuk menetapkan 1 Syawal 1431 Hijriyah atau Idul Fitri akan dilaksanakan Rabu (8/9) hari ini. Sidang digelar di Operation Room Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4, ...
SIDANG itsbat untuk menetapkan 1 Syawal 1431 Hijriyah atau Idul Fitri akan dilaksanakan Rabu (8/9) hari ini. Sidang digelar di Operation Room Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4, ...
Pejabat PSSI bunuh istri dihukum 5 tahun
Pejabat PSSI bunuh istri dihukum 5 tahun
Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara bagi Yosep Revo, terdakwa pembunuh istri sendiri, Maria Reni Widowati. Hakim menilai Ketua Komisi Keuangan PSSI ini secara sah dan meyakinkan ...
Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara bagi Yosep Revo, terdakwa pembunuh istri sendiri, Maria Reni Widowati. Hakim menilai Ketua Komisi Keuangan PSSI ini secara sah dan meyakinkan ...
Puncak mudik diwarnai hujan
Puncak mudik diwarnai hujan
GELOMBANG arus mudik, baik lewat darat, laut, maupun udara, semakin memuncak, Selasa (7/9) kemarin. Stasiun Pasar Senen, Jakarta, misalnya, kebanjiran ribuan pemudik asal Jawa Tengah dan Jawa Timur. ...
GELOMBANG arus mudik, baik lewat darat, laut, maupun udara, semakin memuncak, Selasa (7/9) kemarin. Stasiun Pasar Senen, Jakarta, misalnya, kebanjiran ribuan pemudik asal Jawa Tengah dan Jawa Timur. ...
Tim Teknis tolak ubah anggaran
Tim Teknis tolak ubah anggaran
TIM Teknis Pembangunan Gedung Baru DPR RI menolak mengubah desain dan rencana anggaran pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,16 triliun. Tim teknis menganggap desain itu sudah representatif dan ...
TIM Teknis Pembangunan Gedung Baru DPR RI menolak mengubah desain dan rencana anggaran pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,16 triliun. Tim teknis menganggap desain itu sudah representatif dan ...
Pasukan AS-umat Kristen terancam
Pasukan AS-umat Kristen terancam
SEBUAH sekte kecil di Florida, Amerika Serikat (AS), merencanakan aksi ngawur membakar Al Quran, dalam peringatan Tragedi WTC 11 September 2010. Aksi itu mereka beri nama “international burn the ...
SEBUAH sekte kecil di Florida, Amerika Serikat (AS), merencanakan aksi ngawur membakar Al Quran, dalam peringatan Tragedi WTC 11 September 2010. Aksi itu mereka beri nama “international burn the ...
Banyak dihujat Al-Quran tetap terpelihara
Banyak dihujat Al-Quran tetap terpelihara
Sejumlah kelompok anti-Islam di Amerika Serikat berencana membakar Al-Quran bertepatan dengan peringatan tragedi WTC Sabtu 11 September 2010 lusa. Acara semacam itu bukan yang pertama. Bahkan ...
Sejumlah kelompok anti-Islam di Amerika Serikat berencana membakar Al-Quran bertepatan dengan peringatan tragedi WTC Sabtu 11 September 2010 lusa. Acara semacam itu bukan yang pertama. Bahkan ...
DUTA MASYARAKAT, 10 Maret 2010
Terdakwa kasus terorisme terkait pengeboman Hotel Ritz Carlton-J.W. Marriott, Mohammad Jibril, angkat bicara soal penggerebekan bertubi-tubi yang dilakukan aparat Densus 88 Anti-teror terhadap kelompok teroris di Aceh. M. Jibril menduga penangkapan kelompok tersebut terkait kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama ke Indonesia.
“Soal di Aceh saya tidak berhak menjawab masalah itu. Tapi mungkin penangkapan itu ada kaitannya dengan rencana kedatangan Obama. Coba perhatikan setiap ada rencana kedatangan orang Amerika pasti ada penangkapan,” kata M. Jibril usai persidangan di PN Jaksel Jl. Ampera, Jakarta, Selasa (9/3) kemarin.
Namun Jibril tidak bisa memastikan prediksinya itu benar 100 persen atau malah salah. Hanya saja, menurutnya, jika dilihat secara jeli, sekilas akan tampak seperti sengaja memberi kado buat Obama.
Saat ditanya apakah jaringan di Aceh merupakan jaringan Noordin M. Top, Jibril mengatakan tidak tahu. Namun saat ditanya apakah jaringan Aceh terkait jaringan Al Qaida, pemilik situs arrahmah.com ini menepisnya.
“Kalau Al Qaida itu tujuannya jihad, dan orang-orang yang melakukan jihad itu untuk membela kaum Islam. Lalu terkait jaringan di Aceh saya rasa mereka tidak terlibat mungkin hanya terinspirasi,” katanya.
Sementara itu, Abu Jibril terlihat menyambangi Ruko Multiplus, Jl. Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. Di ruko tersebut, Densus 88 melumpuhkan seorang tersangka terorisme. Abu Jibril datang dengan dibonceng motor, Selasa sekitar pukul 18.25 WIB.
Abu Jibril mengenakan jubah dan sorban warna putih dan jas coklat. Ketika ditanya maksud kedatangannya oleh polisi, Abu Jibril memperkenalkan dirinya.
“Saya Abu Jibril yang disebut-sebut di TV,” ujar ayah terdakwa kasus terorisme, Muhammad Jibril, ini.
Abu Jibril menolak berkomentar saat dicecar pertanyaan oleh wartawan. Ia malah balik bertanya “Mana Metro TV mana...Metro TV mana,” katanya. Rupanya Abu Jibril janjian wawancara dengan televisi milik Surya Paloh tersebut.
Abu Jibril mengaku mengenal dr Fauzi, pemilih rumah di Gang Asem, Jl. Dr Setiabudi, Pamulang. Dokter Fauzi adalah salah satu jamaah yang sering datang untuk mengaji di masjid Abu Jibril.
“Dokter Fauzi tiap hari datang mengaji ke masjid saya. Dia datang tiap subuh,” ujar Abu Jibril. Menurut dia, meski mengenal Fauzi, bukan berarti dia mengetahui kegiatan yang dilakukannya. “Saya tidak tahu, apa dia melakukan ajaran yang bertentangan dengan ajaran saya, saya tidak tahu,” ucap Abu Jibril.
Abu Jibril mengaku mempunyai murid yang banyak, karena dirinya adalah ustad dan guru yang mengajarkan Al Quran dan sunnah. “Yang ingin tahu ajaran saya silakan datang ke masjid saya. Saya jangan dituduh teroris tanpa bukti. Menuduh orang teroris hukumnya dalam Al Quran itu berat,” katanya.
Sementara itu, dari keterangan warga yang tinggal di dekat rumah dr Fauzi, mereka membenarkan jika dr Fauzi sering terlihat keluar subuh hari, dan kembali ke rumahnya saat hari sudah terang. “Memang subuh-subuh suka pergi, pulangnya pagi,” kata warga.
“Soal di Aceh saya tidak berhak menjawab masalah itu. Tapi mungkin penangkapan itu ada kaitannya dengan rencana kedatangan Obama. Coba perhatikan setiap ada rencana kedatangan orang Amerika pasti ada penangkapan,” kata M. Jibril usai persidangan di PN Jaksel Jl. Ampera, Jakarta, Selasa (9/3) kemarin.
Namun Jibril tidak bisa memastikan prediksinya itu benar 100 persen atau malah salah. Hanya saja, menurutnya, jika dilihat secara jeli, sekilas akan tampak seperti sengaja memberi kado buat Obama.
Saat ditanya apakah jaringan di Aceh merupakan jaringan Noordin M. Top, Jibril mengatakan tidak tahu. Namun saat ditanya apakah jaringan Aceh terkait jaringan Al Qaida, pemilik situs arrahmah.com ini menepisnya.
“Kalau Al Qaida itu tujuannya jihad, dan orang-orang yang melakukan jihad itu untuk membela kaum Islam. Lalu terkait jaringan di Aceh saya rasa mereka tidak terlibat mungkin hanya terinspirasi,” katanya.
Sementara itu, Abu Jibril terlihat menyambangi Ruko Multiplus, Jl. Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. Di ruko tersebut, Densus 88 melumpuhkan seorang tersangka terorisme. Abu Jibril datang dengan dibonceng motor, Selasa sekitar pukul 18.25 WIB.
Abu Jibril mengenakan jubah dan sorban warna putih dan jas coklat. Ketika ditanya maksud kedatangannya oleh polisi, Abu Jibril memperkenalkan dirinya.
“Saya Abu Jibril yang disebut-sebut di TV,” ujar ayah terdakwa kasus terorisme, Muhammad Jibril, ini.
Abu Jibril menolak berkomentar saat dicecar pertanyaan oleh wartawan. Ia malah balik bertanya “Mana Metro TV mana...Metro TV mana,” katanya. Rupanya Abu Jibril janjian wawancara dengan televisi milik Surya Paloh tersebut.
Abu Jibril mengaku mengenal dr Fauzi, pemilih rumah di Gang Asem, Jl. Dr Setiabudi, Pamulang. Dokter Fauzi adalah salah satu jamaah yang sering datang untuk mengaji di masjid Abu Jibril.
“Dokter Fauzi tiap hari datang mengaji ke masjid saya. Dia datang tiap subuh,” ujar Abu Jibril. Menurut dia, meski mengenal Fauzi, bukan berarti dia mengetahui kegiatan yang dilakukannya. “Saya tidak tahu, apa dia melakukan ajaran yang bertentangan dengan ajaran saya, saya tidak tahu,” ucap Abu Jibril.
Abu Jibril mengaku mempunyai murid yang banyak, karena dirinya adalah ustad dan guru yang mengajarkan Al Quran dan sunnah. “Yang ingin tahu ajaran saya silakan datang ke masjid saya. Saya jangan dituduh teroris tanpa bukti. Menuduh orang teroris hukumnya dalam Al Quran itu berat,” katanya.
Sementara itu, dari keterangan warga yang tinggal di dekat rumah dr Fauzi, mereka membenarkan jika dr Fauzi sering terlihat keluar subuh hari, dan kembali ke rumahnya saat hari sudah terang. “Memang subuh-subuh suka pergi, pulangnya pagi,” kata warga.
- det/ful


