Duta Masyarakat
Sabtu, 11 September 2010 | 05:31:53 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Petani Mulai Gandrungi NPK   (299)
    Petani Mulai Gandrungi NPK
    SURABAYA – Problem pupuk segera terselesaikan. Ke depan petani sudah tidak lagi (harus) rebutan urea. Diversifikasi produk yang diluncurkan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) — berupa NPK Pelangi — ...

  • Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil   (295)
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil menteri di beberapa departemen. Apa sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi keinginan parpol.

    +628563493xxx
    sungguh tragis nasib ...

  • Haji dalam keadaan iddah   (294)
    Haji dalam keadaan iddah
    Pertanyaan:

    Ustadz, pada tahun ini insya Allah saya mau berangkat haji yang pertama (haji wajib) karena sudah membayar lunas dan sudah dapat ketentuan berangkat kloter 10 Surabaya. ...

  • Selalu perbaharui STOK FILM   (292)
    Selalu perbaharui STOK FILM
    MEMANG tidak mudah menyajikan proses pembelajaran tetap menarik. Apalagi yang menjadi yang menjadi peserta didiknya adalah anak-anak yang masih berusia dini. Meskipun sudah menggunakan media film ...

  • Pengawas UN tegang   (292)
    Pengawas UN tegang



    Pengawas ujian nasional (UN) tampaknya harus bekerja ekstra keras dan tegang. Karena, jumlah peserta UN di Jatim sangat melimpah. Apalagi, mereka tersebar di seluruh wilayah ...

  • Cucu bos Astra tak ditahan   (290)
    Cucu bos Astra tak ditahan
    Terdakwa kasus korupsi pengelolaan ladang minyak Blok Ramba, Sumsel, Aditya Wisnuwardhana, dituntut dengan hukuman 11 tahun penjara. Tapi uniknya dia tidak ditahan. Salah satu cucu pendiri PT Astra ...

  •   (286)

    NU tak maksimal cegah terorisme

    Perlu bentuk ‘Densus-99’?!

    Napi teroris dapat potongan hukuman

    Jelang Lebaran….. musim diskon.

    Soetrisno ...

  • Sulitya Bersikap Adil   (284)
    Sulitya Bersikap Adil
    Pemerintah berseteru dengan rakyat merupakan sesuatu yang luar biasa. Karena sudah sepatutnya pemerintah harus memiliki sifat damai dengan rakyat. Namun jikalau di dalam kalangan elit pemerintahan ...

  • Dua masjid diserbu, KA dibom   (275)
    Dua masjid diserbu, KA dibom
    DUA peristiwa teror melanda dua negara bertetangga, India dan Pakistan, Jumat (28/5) kemarin. Di Pakistan, dua masjid di dua kota dekat Lahore yang penuh dengan umat Islam yang sedang menunaikan ...

  • IPNU DKI bidik sekolah umum   (271)
    IPNU DKI bidik sekolah umum
    Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) DKI Jakarta, Heri Susanto, mengatakan, sekolah umum di Jakarta menjadi bidikan utama program pengkaderan IPNU pada masa ...

  • Bagikan di Facebook
    Editorial
    Bom di masjid Cirebon
     Baca Juga 
    Menag perkirakan Idul Fitri Jumat
    Menag perkirakan Idul Fitri Jumat
    SIDANG itsbat untuk menetapkan 1 Syawal 1431 Hijriyah atau Idul Fitri akan dilaksanakan Rabu (8/9) hari ini. Sidang digelar di Operation Room Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4, ...

    Pejabat PSSI bunuh istri dihukum 5 tahun
    Pejabat PSSI bunuh istri dihukum 5 tahun
    Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara bagi Yosep Revo, terdakwa pembunuh istri sendiri, Maria Reni Widowati. Hakim menilai Ketua Komisi Keuangan PSSI ini secara sah dan meyakinkan ...

    Puncak mudik diwarnai hujan
    Puncak mudik diwarnai hujan
    GELOMBANG arus mudik, baik lewat darat, laut, maupun udara, semakin memuncak, Selasa (7/9) kemarin. Stasiun Pasar Senen, Jakarta, misalnya, kebanjiran ribuan pemudik asal Jawa Tengah dan Jawa Timur. ...

    Tim Teknis tolak ubah anggaran
    Tim Teknis tolak ubah anggaran
    TIM Teknis Pembangunan Gedung Baru DPR RI menolak mengubah desain dan rencana anggaran pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,16 triliun. Tim teknis menganggap desain itu sudah representatif dan ...

    Pasukan AS-umat Kristen terancam
    Pasukan AS-umat Kristen terancam
    SEBUAH sekte kecil di Florida, Amerika Serikat (AS), merencanakan aksi ngawur membakar Al Quran, dalam peringatan Tragedi WTC 11 September 2010. Aksi itu mereka beri nama “international burn the ...

    Banyak dihujat Al-Quran tetap terpelihara
    Banyak dihujat Al-Quran tetap terpelihara
    Sejumlah kelompok anti-Islam di Amerika Serikat berencana membakar Al-Quran bertepatan dengan peringatan tragedi WTC Sabtu 11 September 2010 lusa. Acara semacam itu bukan yang pertama. Bahkan ...



    DUTA MASYARAKAT, 01 Maret 2009

    Kita nyaris kembali diguncang bom ketika sebuah bom rakitan ditemukan dua pengurus masjid di ruang utama Masjid Sang Cipta Rasa Kraton Kesepuhan, Cirebon, Sabtu, 27 Februari lalu.

    Bom rakitan yang ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB dalam kantong plastik terdiri dari bensin, petasan cabai rawit ukuran jempol sebanyak 50 buah, pecahan kaca dan timer.
    Menurut polisi Cirebon, pihaknya masih menyelidiki kasus terebut, dan belum bisa memastikan apakah ada hubungannya dengan ancaman bom melalui SMS beberapa hari lalu.

    Bom ditemukan pengurus masjid Rahmat dan Hasan. Semula mereka menganggap kantong plastik tersebut milik salah satu jamaah. Namun ketika dibuka ternyata isinya bom rakitan. Rahmat dan Hasan segera melapor polisi.

    Menurut polisi, bom tersebut sudah diaktifkan, tetapi tidak sempurna. Jika terjadi ledakan, maka akan dirasakan pada sekitar radius 15 meter dari pusat ledakan. Ada dugaan, bom diledakkan pada hari Jumat kemarinnya, saat proses upacara panjang jimat digelar.

    Bom diletakkan sangat strategis dengan sasaran Sultan Kasepuhan. Bom disimpan berdekatan dengan krapyak tempat salat Sultan Sepuh dan keluarga keraton salat. Namun, Sultan Sepuh Maulana Pakuningrat beserta keluarga tidak melaksanakan salat Jumat di sana, sehingga diduga bom tidak jadi diledakan.

    Jika meledak, bukan saja korban manusia yang bakal kita tangisi, tapi juga peninggalan sejarah Islam masa lalu akan tercabik. Sebab, Masjid Agung Sang Ciptarasa merupakan bangunan peninggalan Sunang Gunung Jati dan Raden Patah yang dibangun sekitar tahun 1500 M.

    Kita hanya bisa menduga apa motifnya. Bisa jadi ideologis. Sebab, sekarang merebak idelogi keagamaan yang berbeda tradisi dengan agama yang dianut masyarakat Indonesia. Mereka radikal dan memandang cara keagamaan kita salah dan menyimpang sehingga perlu dihilangkan dengan kekerasan.

    Bisa juga motif politis yang bisa terkait dengan penyelenggaraan negara. Sebab, Presiden SBY pernah menyatakan sendiri bahwa sasaran teroris sekarang ini adalah dirinya. Ada juga kemungkinan bom dilakukan psikopat yang berpesta-pora menyaksikan darah berhamburan di mana-mana dan korban bergelimpangan. Ia suka melihat bom bisa diledakkan di tempat keramaian. Ia ingin kematian yang ia ‘ciptakan’ menjadi perhatian dunia dan dibahas di mana-mana.

    Tiga motif ini kadangkala bisa menyatu pada seseorang pelaku. Ia menganggap melakukan dengan motif ideologis sehingga dapat pembenaran agama, politis, dan ia sendiri suka menyaksikan kematian dahsyat itu, bahkan merekamnya.

    Kita tak berdaya mengantisipasinya, apalagi pada sebuah masjid yang terbuka. Masjid bukan istana atau mal yang dijaga ketat, yang diperiksa siapa yang masuk. Tolong, jangan jadikan tempat ibadah sebagai tempat keji untuk pemuasan nafsu dengan motif apa pun.
    •