Duta Masyarakat
Jumat, 03 September 2010 | 18:47:31 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet   (300)
    Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet
    Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung anggotanya yang diminta membantu Presiden dalam lima tahun ke depan. Kader Hipmi yang mendapat dukungan luas adalah dua mantan Ketua Umum Hipmi ...

  • Galakkan pemeriksaan lewat papsmear   (299)
    Galakkan pemeriksaan lewat papsmear
    UNTUK menjaga kesehatan reproduksi wanita, sebanyak 100 anggota PC Fatayat Sidoarjo melakukan papsmear di RSI Siti Hajar, Sabtu (13/3). Selain itu, mereka diberi penerangan terkait bahaya penyakit ...

  • Saat mengoreksi diri   (298)
    Saat mengoreksi diri
    Setiap kita tentu pernah berbuat salah, melakukan dosa. Tapi, tak banyak di antara kita yang mau sibuk mengkalkulasi kesalahan-kesalahannya itu. Padahal, introspeksi diri, yakni mencoba menghitung ...

  • Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu   (291)
    Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu
    UNDANG-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan menjadi polemik di masyarakat. Kabarnya pengendara mobil yang menggunakan telepon sambil menyetir akan ditilang dan terancam ...

  • Usia internet sudah 40 tahun   (282)
    Usia internet sudah 40 tahun
    Kemarin 40 tahun lalu, dunia virtual menemukan arti baru, karena saat itulah internet hadir. Memang, tanggal pasti kelahiran internet tidak diketahui. Namun, pesan pertama yang dikirim dan diterima ...

  • Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?   (278)
    Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?
    Kasus BLBI Jilid I bertahun-tahun tidak jelas penyelesaiannya, bahkan terkesan dilupakan begitu saja. Begitu mudah pemerintah dikadalin bankir-bankir bermasalah. Begitu mudah mereka kabur ke luar ...

  • Dua santri juara II KEM tingkat nasional   (276)
    Dua santri juara II KEM tingkat nasional
    DUA siswa MTs Pamekasan berhasil menjadi juara II dalam Kompetisi dan Expo Madrasah (KEM) tingkat nasional 2009 di kota Malang baru-baru ini. Mereka adalah Rahmat Miskaya, siswa MTs Mambaul Ulum ...

  • Petani Mulai Gandrungi NPK   (275)
    Petani Mulai Gandrungi NPK
    SURABAYA – Problem pupuk segera terselesaikan. Ke depan petani sudah tidak lagi (harus) rebutan urea. Diversifikasi produk yang diluncurkan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) — berupa NPK Pelangi — ...

  • Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil   (269)
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil menteri di beberapa departemen. Apa sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi keinginan parpol.

    +628563493xxx
    sungguh tragis nasib ...

  • Pengawas UN tegang   (269)
    Pengawas UN tegang



    Pengawas ujian nasional (UN) tampaknya harus bekerja ekstra keras dan tegang. Karena, jumlah peserta UN di Jatim sangat melimpah. Apalagi, mereka tersebar di seluruh wilayah ...

  • Bagikan di Facebook
    Jatim
    Dewan jadi ‘terminal’ angkot
    PROTES PEREMAJAAN ANGKOT
     Baca Juga 
    Aksi tolak TDL ricuh
    Aksi tolak TDL ricuh
    AKSI penolakan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang dilakukan Serikat Kebudayaan Masyarakat Indonesia (Sebumi) di depan gedung Grahadi Surabaya berakhir ricuh. Kejadian ini dipicu setelah puluhan ...

    Proyek box culvert Simo dihentikan
    Proyek box culvert Simo dihentikan
    PROYEK box culvert di kawasan Simo Jawar, Rabu (7/7) kemarin terpaksa dihentikan, setelah puluhan warga Simo Jawar menggelar unjuk rasa di depan kantor Kecamatan Sukomanunggal. Aksi ini dipicu karena ...

    Ribuan massa tolak eksekusi
    Ribuan massa tolak eksekusi
    JELANG rencana eksekusi Kebun Bibit oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Selasa (29/6) besok terus mendapat penolakan dari masyarakat. Ratusan massa dari aktivis Tunas Hijau dan siswa TK Yatim ...

    Korban ‘PHK‘ mengemis massal
    Korban ‘PHK‘ mengemis massal
    Akibat tidak digaji sejak dirumahkan Februari lalu, ratusan buruh PT Kyung Hi Abadi Beji, Kabupaten Pasuruan, terpaksa harus mengemis. Aksi ngemis massal itu dilakukan di sepanjang Jalan Raya ...

    Status tak jelas, mahasiswa demo
    Status tak jelas, mahasiswa demo
    AKIBAT belum adanya kejelasan terkait status akreditasi pada jenjang strata 1 (S1) semua jurusan, Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kota Kediri, Rabu (24/3) kemarin, didemo mahasiswanya. ...

    Buruh Kyunghi kepung DPRD
    Buruh Kyunghi kepung DPRD



    Ratusan massa buruh pabrik jaring ikan ekspor PT Kyunghi Abadi di Jalan Raya Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, mengepung gedung DPRD setempat, kemarin. Massa yang ...



    DUTA MASYARAKAT, 09 Februari 2010

    mahmudan malang
    ADA pemandangan tak biasa di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (8/2) kemarin. Gedung wakil rakyat yang terhormat itu berubah menjadi ‘terminal angkot’. Pasalnya, ratusan unit angkot dari delapan jalur memadati halaman Gedung DPRD Kota Malang.

    “Kita mendapat surat dari Permitama (Perkumpulan Pemilik Angkot Malang). Hari ini semua pemilik angkot diminta untuk meliburkan sopirnya dan datang ke sini (gedung DPRD Kota Malang),” ujar Pak To, pemilik angkot jalur AG saat ditemui di halaman gedung DPRD Kota Malang.

    Pak To dan ratusan pemilik angkot lain mengepung gedung dewan lantaran merasa tertipu dengan kebijakan DPRD Kota Malang. Dalam hearing antara Dishub Kota Malang bersama anggota Komisi A DPRD Kota Malang beberapa waktu lalu, angkot berusia di atas 20 tahun diperbolehkan melakukan uji kir. Dengan catatan, pemilik angkot diminta membuat surat pernyataan yang berisi tentang kepatuhan pada Perda No 9 Tahun 2006 tentang peremajaan angkot.

    Sekretaris DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang, Rizki Nur Hamidina mengatakan, berkumpulnya ratusan angkot di gedung DPRD Kota Malang bukan bagian dari demonstrasi. Angkot tersebut sengaja didatangkan hanya untuk memberi contoh ke dewan dengan membawa angkot yang sudah direkondisi.

    “Di Kota Malang ini ada delapan jalur angkot. Kita sudah bawa contoh angkot yang sudah direkondisi. Masing-masing jalur diwakili satu unit angkot,” kata Rizki yang juga diamini ratusan sopir angkot. Sekitar 100 lebih unit angkot yang dikerahkan untuk memadati gedung DPRD Kota Malang. Berasal dari delapan jalur, di antaranya AG (Arjosari-Gadang), ADL (Arjosari-Dinoyo-Landungsari), LDG (Landungsari-Dinoyo-Gadang), GA (Gadang-Arjosari), MM, GM (Gadang-Madyopuro), MK (Madyopuro-Kedungkandang) dan AL (Arjosari-Landungsari).

    Selain angkot yang sudah direkondisi, Permitama dan Organda juga membawa angkot tua yang belum direkondisi. Dengan harapan, dewan dapat menyimpulkan bahwa angkot tua yang sudah direkondisi tersebut layak beroperasi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang selaku eksekutif pun tidak perlu ngotot memaksa pemilik angkot untuk tetap meremajakan angkot berusia di atas 20 tahun.

    “Kita ingin menunjukkan bahwa angkot yang sudah direkondisi ini layak beroperasi. Jadi tidak perlu diremajakan. Lagi pula para pemilik angkot ini sudah tak mampu meremajakan,” kata Rizki.

    Hal senada juga dikatakan Ketua Permitama, M Udin. Diharapkan, ratusan angkot yang memadati gedung dewan tersebut mampu menggugah nurani para wakil rakyat. Salah satunya adalah dengan mempercepat usulan revisi Perda tentang peremajaan angkot. Sambil menunggu proses revisi, uji kir dibuka tanpa ada persyaratan menandatangani surat pernyataan oleh pemilik angkot. “Kita ini diundang. Makanya kita ajak semua sopir dan pemilik angkot,” tutur M Udin. n
    •