JELANG PENGUKUHAN GURU BESAR UNTAG SURABAYA
Wacana di antara pembangunan dan perubahan
Duta Masyarakat | 09 Februari 2010
FATKHUL AZIZ SURABAYA
FATKHUL AZIZ SURABAYA
Baca Juga
Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrikKaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
DPR minta siswa puasa facebook
DPR minta siswa puasa facebook
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
Teroris ‘incar’ Obama
Teroris ‘incar’ Obama
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya bakal menambah dua guru besar (gubes). Mereka adalah Prof Dr Agus Sukristyanto MS dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) dan Prof Dr Hj Tri Ratnawati SE Ak MS dari Fakultas Ekonomi (FE). Keduanya akan dikukuhkan pada 13 Pebruari mendatang.
DALAM pengu¬kuhannya nanti, Agus bakal mem¬bacakan pidato ber¬judul ‘Pembangunan dan Pe¬ru¬ba¬han Sosial’. Sedangkan Rat¬na akan membicarakan tentang ‘Standar Akuntansi Meningkatkan Kualitas Kandungan Informasi Ke¬uangan Entitas dalam Meng¬ha¬dapi Tanta¬ngan Krisis Finansial Global’.
Saat berbincang dengan warta¬wan, Agus menjelaskan proses pem¬bangunan dan perubahan sosial tak lepas dari pengaruh wacana (dis¬course). Bahkan, keberadaan waca¬na kerap menjadi alat penguasaan antar negara.
Dia mencontohkan adanya wa¬cana underdevelopment yang me¬nimbulkan pengelom¬po¬kan negara menjadi mis¬kin, sedang (berkem¬ba¬ng), dan kaya (maju).
“Wacana ini malah men¬¬jadi alat melang¬geng¬kan dominasi untuk meng¬eks¬ploitasi sua¬tu negara dan melanggengkan dominasi terhadap kaum marjinal,” bebernya.
Gubes bidang organisasi dan ad¬mi¬nistrasi internasional ini, me¬nam¬bahkan bentuk-bentuk wacana pem¬bangunan itu seperti tampak pada keberadaan organisasi-organi¬sasi ekonomi dan perdagangan. Mi¬salnya, GATT, WTO, NAFTA, APEC, CAFTA, SIJORI, Otorita Ba¬tam hingga forum-forum lebih kecil dan bersifat lokal.
“Padahal, dalam lembaga-lemba¬ga itu ada kepentingan negara-ne¬gara besar dan kepentingan bisnis da¬ri perusahan trans-nasional. Me¬reka ini mengontrol 75 persen per¬dagangan dunia,” ujarnya.
Kekangan wacana pembangunan glo¬bal itu, menurut Agus, sudah ter¬ja¬di di In¬do¬nesia. Banyak lem¬baga eko¬nomi dan per¬da¬ga¬ngan du¬nia yang mem¬be¬lenggu Indo¬ne¬sia de¬ng¬an be¬ragam per¬janjian. Se¬hing¬ga, ha¬rapan adanya peru¬bahan so¬sial ke arah yang lebih baik masih su¬kar di¬wujudkan.
Tri Ratnawati memperkuat argu¬men¬tasi Agus. Dia tak menampik adanya pengaruh kuat perusahaan-perusahaan trans nasional di In¬donesia. Hanya, keberadaan perusa¬haan trans nasional ini masih belum transparan dalam memberikan infor¬masi finansial ke publik.
Kondisi itu menimbulkan adanya pengge¬lem¬bungan keuangan yang menutupi kon¬disi perusahaan se¬benarnya. “Seolah-olah perusahaan itu sehat, padahal sakit,” tuturnya.
Gubes bidang akuntansi ini, meng¬imbuhkan ketidakte¬ruste¬ra¬ngan perusahaan itu bisa berimbas pada terjadinya krisis ekonomi. Hal itu nampak dalam krisis yang ter¬jadi pada 1997 dan 2007 di Indo¬nesia.



