Duta Masyarakat
Jumat, 03 September 2010 | 18:51:51 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet   (300)
    Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet
    Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung anggotanya yang diminta membantu Presiden dalam lima tahun ke depan. Kader Hipmi yang mendapat dukungan luas adalah dua mantan Ketua Umum Hipmi ...

  • Galakkan pemeriksaan lewat papsmear   (299)
    Galakkan pemeriksaan lewat papsmear
    UNTUK menjaga kesehatan reproduksi wanita, sebanyak 100 anggota PC Fatayat Sidoarjo melakukan papsmear di RSI Siti Hajar, Sabtu (13/3). Selain itu, mereka diberi penerangan terkait bahaya penyakit ...

  • Saat mengoreksi diri   (298)
    Saat mengoreksi diri
    Setiap kita tentu pernah berbuat salah, melakukan dosa. Tapi, tak banyak di antara kita yang mau sibuk mengkalkulasi kesalahan-kesalahannya itu. Padahal, introspeksi diri, yakni mencoba menghitung ...

  • Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu   (292)
    Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu
    UNDANG-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan menjadi polemik di masyarakat. Kabarnya pengendara mobil yang menggunakan telepon sambil menyetir akan ditilang dan terancam ...

  • Usia internet sudah 40 tahun   (282)
    Usia internet sudah 40 tahun
    Kemarin 40 tahun lalu, dunia virtual menemukan arti baru, karena saat itulah internet hadir. Memang, tanggal pasti kelahiran internet tidak diketahui. Namun, pesan pertama yang dikirim dan diterima ...

  • Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?   (278)
    Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?
    Kasus BLBI Jilid I bertahun-tahun tidak jelas penyelesaiannya, bahkan terkesan dilupakan begitu saja. Begitu mudah pemerintah dikadalin bankir-bankir bermasalah. Begitu mudah mereka kabur ke luar ...

  • Dua santri juara II KEM tingkat nasional   (276)
    Dua santri juara II KEM tingkat nasional
    DUA siswa MTs Pamekasan berhasil menjadi juara II dalam Kompetisi dan Expo Madrasah (KEM) tingkat nasional 2009 di kota Malang baru-baru ini. Mereka adalah Rahmat Miskaya, siswa MTs Mambaul Ulum ...

  • Petani Mulai Gandrungi NPK   (275)
    Petani Mulai Gandrungi NPK
    SURABAYA – Problem pupuk segera terselesaikan. Ke depan petani sudah tidak lagi (harus) rebutan urea. Diversifikasi produk yang diluncurkan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) — berupa NPK Pelangi — ...

  • Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil   (269)
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil menteri di beberapa departemen. Apa sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi keinginan parpol.

    +628563493xxx
    sungguh tragis nasib ...

  • Pengawas UN tegang   (269)
    Pengawas UN tegang



    Pengawas ujian nasional (UN) tampaknya harus bekerja ekstra keras dan tegang. Karena, jumlah peserta UN di Jatim sangat melimpah. Apalagi, mereka tersebar di seluruh wilayah ...

  • Bagikan di Facebook
    Nasional
    SOAL ANAKNYA TERKAIT KASUS BACHTIAR CHAMSYAH
    Buyung tak mau diadu domba
     Baca Juga 
    Susno Duadji cokot Makbul
    Susno Duadji cokot Makbul
    MANTAN Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji blak-blakan di persidangan kasus mafia hukum dengan terdakwa Sjahril Djohan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya, Kamis (2/9) ...

    Pidato Presiden RI mengenai Dinamika RI-Malaysia (2-habis)
    Pidato Presiden RI mengenai Dinamika RI-Malaysia (2-habis)
    Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

    Belajar dari pengalaman ini, pemerintah Indonesia berpendapat bahwa solusi yang paling tepat untuk mencegah dan mengatasi insiden-insiden ...

    SBY dinilai seperti jubir Malaysia
    SBY dinilai seperti jubir Malaysia
    PIDATO Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mabes TNI soal ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia terus menuai cibiran. SBY dinilai seperti juru bicara negeri jiran saja. “Pidato SBY selayaknya ...

    Giliran Menhub diisukan selingkuh
    Giliran Menhub diisukan selingkuh
    GOSIP perselingkuhan menteri terus bermunculan. Kali ini Menteri Perhubungan Freddy Numberi dikabarkan berselingkuh dengan seorang presenter sebuah stasiun televisi dengan inisial RR. Inisial ini ...

    Tanpa TKI Malaysia kelimpungan
    Tanpa TKI Malaysia kelimpungan
    GELOMBANG tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terusir dari Malaysia terus berdatangan di tanah air. Ratusan TKI yang baru dideportasi dari negeri jiran itu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ...

    Panda bisa seret Miranda - Nunun
    Panda bisa seret Miranda - Nunun
    SEHARI setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan statusnya sebagai tersangka, politisi PDIP Panda Nababan—satu-satunya tersangka yang masih aktif sebagai anggota DPR— tidak terlihat ...



    DUTA MASYARAKAT, 08 Februari 2010

    MANTAN anggota Wantimpres, Adnan Buyung Nasution, tidak mau diadu domba dengan mantan Mensos Bachtiar Chamsyah, perihal dugaan keterlibatan anaknya, Iken Nasution, dalam kasus dugaan impor sapi fiktif di Depsos tahun 2004-2006. “Saya menghormati Bachtiar Chamsyah. Dia pemimpin umat yang jujur, bersih, dan banyak menolong. Saya tidak mau diadu domba siapa pun dengan Bachtiar Chamsyah. Saya tidak mau kasus anak saya dipakai untuk mengadu domba saya dengan Bachtiar,” kata Buyung menjawab pertanyaan wartawan usai acara diskusi di Rumah Perubahan, Jl Panglima Polim, Jaksel, Minggu (7/2).

    Iken Nasution disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus itu lantaran saat itu dia menjabat Komisaris PT
    Atmadhira Karya, sebagai perusahaan rekanan yang ditunjuk langsung oleh Departemen Sosial. Ditanya apakah ada unsur politis dalam kasus impor sapi ini, Buyung tidak mau menduga terlalu jauh.

    “Saya tidak mau cari sejauh itu. Tidak fair juga, saya belum apa-apa sudah mencari motif politik di balik kasus KPK ini. Kasusnya kan sudah dari 2005. Memang orang bertanya-tanya, kenapa baru sekarang diangkat? Kan begitu kan?” katanya.

    Namun demikian Buyung mengaku telah berbicara khusus soal masalah dugaan korupsi impor sapi kepada anaknya, Iken Nasution. “Dia sudah saya katakan, kau harus dewasa, kau harus sportif, berjiwa ksatria. Dan kalau terbukti bersalah, kau dihukum, harus menjalankan hukuman itu,” kata Buyung menirukan nasihat kepada anaknya.

    Advokat senior ini juga mengatakan nantinya tidak akan menyusun tim pembela untuk anaknya. “Saya tidak mau. Secara etika profesi, advokat maupun dokter tidak boleh menghadapi anak dan istri sendiri. Saya juga begitu,” jelasnya.

    Sementara itu penetapan status tersangka terhadap Ketua MPP PPP Bachtiar Chamsyah dinilai masih merupakan proses penegakan hukum. Namun bila kemudian hari ditemukan unsur politis di balik kasus korupsi impor sapi dan mesin jahit, PPP mengancam akan keluar dari koalisi pemerintahan SBY. “Jika ada unsur politisnya nyata, penarikan koalisi dimungkinkan,” kata Wakil Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy usai rapat di DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu (7/2).
    Romi, panggilan akrab Romahurmuziy, menegaskan, sejauh ini PPP masih berpegang pada azas praduga tidak bersalah dalam kasus mantan menteri sosial itu. Tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bachtiar sebagai tersangka dinilai merupakan profesionalitas penegakan hukum.

    “Tapi kami memang prihatin dan terkejut karena figur beliau yang bersahaja,” kata Romi.
    Desakan keluar dari koalisi, jelas Romi, baru disuarakan Parmusi. DPP PPP belum memberikan sikap. “Itu kan usulan Parmusi. Sejauh ini masih kondisonalitas , kebetulan-kebetulan saja,” tandas anggota Pansus Century tersebut.
    • ful/det