Aktor KCB semangati kader IPNU-IPPNU
Duta Masyarakat | 08 Februari 2010
a yani sidoarjo
a yani sidoarjo
Baca Juga
Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrikKaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
DPR minta siswa puasa facebook
DPR minta siswa puasa facebook
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
Teroris ‘incar’ Obama
Teroris ‘incar’ Obama
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
Tidak kurang dari 500 pelajar yang tergabung di IPNU-IPPNU Sidoarjo benar-benar mendapat semangat baru untuk berprestasi. Tak tanggung-tanggung, motivatornya adalah aktor utama film Ketika Cinta Bertasbih (KCB), M Cholidil Asadil Alam.
Semangat berprestasi dikobarkan pria yang memerankan tokoh Azam itu saat menjadi narasumber pada seminar pendidikan nasional yang digelar IPNU-IPPNU Sidoarjo di aula Depag Sidoarjo, Minggu (7/2). Narasumber lain adalah Kacung Marijan dan Agus Boeditjahyono. Diksusi dimoderatori Priyo Aljabar.
Menurut Cholidil ‘Azam’, para pelajar yang tergabung di IPNU-IPPNU tidak perlu minder dan harus percaya diri menggapai prestasi. Pengalamannya, seusai nyantri di Bangil-Pasuruan, lalu merantau ke Jakarta, merupakan proses pembelajaran yang berharga. Meski di kota besar, ia tetap belajar kitab kuning di sebuah kampung di Tangerang.
“Saya juga belajar akting di teater Populer yang diasuh Christine Hakim dan aktor ngetop lainnya. Ini membuktikan anak IPNU seperti saya bisa berprestasi dan bisa berkelana ke luar negeri seperti Mesir, Hongkong, Singapura, dan lainnya,” katanya.
Ini semua, lanjutnya, merupakan penerapan secara efektif dan terintegrasi antara ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta bekal iman dan taqwa (Imtaq). Keterpaduan antara Iptek dan Imtaq mampu melahirkan generasi muda yang pintar dan memiliki karakter khas sebagai orang Timur.
“Perpaduan antara kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual, bisa membentuk seorang pelajar yang sukses juga saleh atau salehah,” terangnya.
Ucapan ini mendapat aplaus dari para pelajar yang kemudian juga berebut memfotonya. “Nanti ada session khusus untuk berfoto-foto, sekarang seminar dulu,” sahut Priyo Aljabar, sang moderator.
Masih menurut Cholidi ‘Azam’, permasalahan pelajar saat ini, sebenarnya berakar pada arus globalisasi yang semakin cepat dan terbuka lebar. Namun, hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah, jika para pelajar memiliki ketahanan mental yang cukup sehingga tidak terkena virus yang negatif.
“Pelajar kita harus memiliki pondasi yang kuat baik itu agama maupun moral untuk membentengi diri dari pengaruh dunia luar yang sifatnya tidak mengandung prestasi dan cenderung hura-hura saja,” tegasnya.
Kacung Marijan, praktisi pendidikan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sependapat dengan Cholidi ‘Azam’ ini. Saat ini, kata dia, situasi pendidikan masih menyedihkan. Padahal, di era 1970-1080, para pelajar dan mahasiswa dari luar negeri berbondong-bondong menempuh ilmu ke Jakarta dan masuk Universitas Indonesia (UI) atau yang lainnya.
“Lha saat ini terbalik. Posisi kita hanya berada di atas Thailand dan Timor-Tomur. Dengan Vietnam saja kita sudah kalah jauh,” terangnya.
Seminar pendidikan sebagai bagian dari menyongsong Konfrensi Cabang ke-22 dan 21 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sidoarjo ini juga dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah dan Kadikkab Sidoarjo Ir Agoes Boedi Tjahjono.
“Saya menyambut baik seminar pendidikan yang digelar IPNU-IPPNU ini sebagai upaya untuk membentengi diri dari pengaruh negatif, seperti narkoba dan yang lainnya” kata Saiful Ilah. n



