Duta Masyarakat
Jumat, 03 September 2010 | 18:56:45 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet   (300)
    Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet
    Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung anggotanya yang diminta membantu Presiden dalam lima tahun ke depan. Kader Hipmi yang mendapat dukungan luas adalah dua mantan Ketua Umum Hipmi ...

  • Galakkan pemeriksaan lewat papsmear   (299)
    Galakkan pemeriksaan lewat papsmear
    UNTUK menjaga kesehatan reproduksi wanita, sebanyak 100 anggota PC Fatayat Sidoarjo melakukan papsmear di RSI Siti Hajar, Sabtu (13/3). Selain itu, mereka diberi penerangan terkait bahaya penyakit ...

  • Saat mengoreksi diri   (298)
    Saat mengoreksi diri
    Setiap kita tentu pernah berbuat salah, melakukan dosa. Tapi, tak banyak di antara kita yang mau sibuk mengkalkulasi kesalahan-kesalahannya itu. Padahal, introspeksi diri, yakni mencoba menghitung ...

  • Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu   (292)
    Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu
    UNDANG-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan menjadi polemik di masyarakat. Kabarnya pengendara mobil yang menggunakan telepon sambil menyetir akan ditilang dan terancam ...

  • Usia internet sudah 40 tahun   (282)
    Usia internet sudah 40 tahun
    Kemarin 40 tahun lalu, dunia virtual menemukan arti baru, karena saat itulah internet hadir. Memang, tanggal pasti kelahiran internet tidak diketahui. Namun, pesan pertama yang dikirim dan diterima ...

  • Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?   (278)
    Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?
    Kasus BLBI Jilid I bertahun-tahun tidak jelas penyelesaiannya, bahkan terkesan dilupakan begitu saja. Begitu mudah pemerintah dikadalin bankir-bankir bermasalah. Begitu mudah mereka kabur ke luar ...

  • Dua santri juara II KEM tingkat nasional   (276)
    Dua santri juara II KEM tingkat nasional
    DUA siswa MTs Pamekasan berhasil menjadi juara II dalam Kompetisi dan Expo Madrasah (KEM) tingkat nasional 2009 di kota Malang baru-baru ini. Mereka adalah Rahmat Miskaya, siswa MTs Mambaul Ulum ...

  • Petani Mulai Gandrungi NPK   (275)
    Petani Mulai Gandrungi NPK
    SURABAYA – Problem pupuk segera terselesaikan. Ke depan petani sudah tidak lagi (harus) rebutan urea. Diversifikasi produk yang diluncurkan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) — berupa NPK Pelangi — ...

  • Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil   (269)
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil menteri di beberapa departemen. Apa sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi keinginan parpol.

    +628563493xxx
    sungguh tragis nasib ...

  • Pengawas UN tegang   (269)
    Pengawas UN tegang



    Pengawas ujian nasional (UN) tampaknya harus bekerja ekstra keras dan tegang. Karena, jumlah peserta UN di Jatim sangat melimpah. Apalagi, mereka tersebar di seluruh wilayah ...

  • Bagikan di Facebook
    Pilkada
    PKB dan PPP belum tetapkan calon
     Baca Juga 
    Susno Duadji cokot Makbul
    Susno Duadji cokot Makbul
    MANTAN Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji blak-blakan di persidangan kasus mafia hukum dengan terdakwa Sjahril Djohan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya, Kamis (2/9) ...

    Pidato Presiden RI mengenai Dinamika RI-Malaysia (2-habis)
    Pidato Presiden RI mengenai Dinamika RI-Malaysia (2-habis)
    Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

    Belajar dari pengalaman ini, pemerintah Indonesia berpendapat bahwa solusi yang paling tepat untuk mencegah dan mengatasi insiden-insiden ...

    SBY dinilai seperti jubir Malaysia
    SBY dinilai seperti jubir Malaysia
    PIDATO Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mabes TNI soal ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia terus menuai cibiran. SBY dinilai seperti juru bicara negeri jiran saja. “Pidato SBY selayaknya ...

    Giliran Menhub diisukan selingkuh
    Giliran Menhub diisukan selingkuh
    GOSIP perselingkuhan menteri terus bermunculan. Kali ini Menteri Perhubungan Freddy Numberi dikabarkan berselingkuh dengan seorang presenter sebuah stasiun televisi dengan inisial RR. Inisial ini ...

    Tanpa TKI Malaysia kelimpungan
    Tanpa TKI Malaysia kelimpungan
    GELOMBANG tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terusir dari Malaysia terus berdatangan di tanah air. Ratusan TKI yang baru dideportasi dari negeri jiran itu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ...

    Panda bisa seret Miranda - Nunun
    Panda bisa seret Miranda - Nunun
    SEHARI setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan statusnya sebagai tersangka, politisi PDIP Panda Nababan—satu-satunya tersangka yang masih aktif sebagai anggota DPR— tidak terlihat ...



    DUTA MASYARAKAT, 08 Februari 2010

    Bakal calon bupati (Bacabup) yang mendaftar pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep, belum diuji kelayakan dan kepatutan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Demikian pula Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hingga kini belum ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai PPP soal Bacabup yang bakal bertarung dalam Pilkada Sumenep.

    “Jangankan penetapan Bacabup, uji kelayakan dan kepatutan yang merupakan tahapan yang harus dilalui para Bacabup saja belum dilakukan DPP PKB,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sumenep, Ahmad Rusydiy di Sumenep, Minggu (7/2).

    Ia menjelaskan, dalam proses penetapan bacabup, kewenangan PKB Sumenep melalui tim pemilihan kepala daerah (pilkada) hanya membuka pendaftaran bacabup, dan selanjutnya melaksanakan konvensi. “Setelah konvensi, ada dua tahapan lagi yang langsung dilakukan DPP PKB sebelum menetapkan bacabup, yakni survei elektabilitas para bacabup dan uji kelayakan dan kepatutan,” ucapnya mengungkapkan.

    Bacabup yang mendaftar ke PKB Sumenep sebanyak empat orang, yakni Abuya Busyro Karim, Ilyasi Siraj, Tsabit Khasin, dan Mohammad Saleh. “Alhamdulillah, dua tahapan yang menjadi tanggung jawab kami di PKB Sumenep sudah dilaksanakan. Saat ini, kami hanya bisa menunggu keputusan DPP PKB,” tutur Rusydiy menambahkan.

    Di Sumenep, PKB adalah satu-satunya partai politik (parpol) yang sudah bisa mengusung calon pada pilkada, karena memiliki 11 kursi di DPRD.

    Sesuai ketentuan KPU Sumenep, parpol atau koalisi parpol yang akan mengusung calon pada pilkada, harus memiliki sedikitnya delapan kursi di DPRD setempat atau memperoleh sedikitnya 84.021 suara pada Pemilu 2009. KPU Sumenep menetapkan hari “H” pilkada setempat pada tanggal 14 Juni 2010.

    Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Sumenep, Baharuddin mengatakan, sesuai informasi yang diterimanya, DPP PPP akan menetapkan pasangan Bacabup-Bacawabup Sumenep pada pekan ini. “Tetapi, hingga kini belum ada kabar. Kami hanya menunggu keluarnya keputusan dari DPP PPP,” katanya.

    Terang ia, dalam proses penetapan bacabup-bacawabup, pengurus beserta tim Pilkada PPP di Sumenep hanya diberi kewenangan membuka pendaftaran dan melaksanakan rapat dengan agenda penyampaian visi dan misi para pendaftar.

    “Melalui proses yang sudah kami lakukan, 3 bacabup dan 3 bacawabup yang dinilai terbaik, sudah diusulkan pada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur,” terangnya.

    Tiga bacabub yang diusulkan DPC PPP Sumenep kepada DPW PPP Jawa Timur, yakni Azasi Hasan, Sugianto, dan Bambang Mursalin. Sementara 3 bacawabub yang diusulkan adalah Muhsin Amir, Mujahid Anshori, dan Abdul Muiz.

    “Dari 3 nama bacabup dan bacawabup itu, dipilih lagi oleh DPW PPP Jawa Timur menjadi 2 nama yang selanjutnya diajukan pada DPP PPP, guna ditetapkan 1 pasang bacabub dan bacawabup,” tambahnya.
    • lan