SINDIR SUSNO BAGI-BAGI BUKU
Lagi-lagi Ruhut bikin heboh rapat Pansus Century
Duta Masyarakat | 21 Januari 2010
Baca Juga
Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrikKaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
DPR minta siswa puasa facebook
DPR minta siswa puasa facebook
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
Teroris ‘incar’ Obama
Teroris ‘incar’ Obama
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
Keributan kembali terjadi di Pansus Hak Angket Bank Century. Kali ini, lagi-lagi, ribut-ribut melibatkan anggota pansus dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Hanya saja lawannya anggota pansus dari Fraksi PDI Perjuangan lain, yakni Maruarar Sirait. Pangkal persoalan masalah aliran dana.
Bahkan Ruhut lagi-lagi melontarkan kata kurang etis di rapat Dewan yang terhormat itu.
Dalam rapat Pansus yang berlangsung Rabu (20/1) kemarin Ruhut menyebut istilah “burung”, atau kata lain alat kelamin milik laki-laki, untuk menyindir mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji. “Tolong jangan ajari ikan berenang, kita semua pintar berenang, burung terbang. Kalau tidak bisa terbang ya burung kita-kita ini,” kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1) kemarin.
Ruhut menyindir Susno lantaran membagi-bagikan buku sesaat sebelum bersaksi dalam rapat Pansus Angket Century. Buku yang dibagikan berjudul “Susno Duadji di Mata Sahabat Pers.” Buku berwarna putih itu ditulis oleh Achmad Setiyaji dan Edi Nasution. Buku tersebut bergambar Susno yang mengenakan seragam kepolisian dan wajah Susno yang mengenakan pakaian warna putih. Buku terdiri 166 halaman.
Buku kedua yang dibagikan berjudul “Perjalanan KUHAP Seperempat Abad Lebih, Masalah Substansi dan Implementasi”. Buku warna coklat bergambar tangan yang menggenggam palu merupakan karangan Susno. Buku tersebut terdiri dari 295 halaman.
“Tadi ada beberapa anggota Pansus yang dapat, tapi ditarik kembali. Tapi saya tetap menyimpan satu,” ucap Ruhut.
Ruhut juga menyindir Susno yang membedah kasus mantan bos Bank Century menjadi beberapa berkas. “Bapak menjelaskan seperti film Rambo, ada jilid I, jilid II, hingga jilid V. Tolong jangan dibikin film ini kayak film Rambo,” kritik pria asal Medan ini.
Penangkapan mantan pemilik Bank Century Robert Tantular yang menurut pengakuan Susno atas perintah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menjadi sasaran kritik Ruhut. “Tangkap orang karena fakta, bukan karena kekuasaan,” pinta pria nyentrik ini.
Ribut lagi
Ruhut juga gegeran dengan anggota Pansus dari FPDIP, Maruarar Sirait. Saat itu Ruhut meminta klarifikasi dari Susno soal aliran dana yang disebut-sebut mengalir ke sejumlah petinggi Partai Demokrat dan lingkaran terdekat Presiden SBY, seperti keluarga Mallarangeng, Hatta Radjasa, Edi Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Sebelumnya Ruhut menyindir soal rekan pansus lain yang selalu menyoroti soal aliran dana bank. “Pertanyaan ini seperti yang selalu ditanyakan rekan yang di pojokan sana,” kata Ruhut. Semula Maruarar yang biasa dipanggil Ara, menahan diri. Namun dia akhirnya terpancing juga atas pernyataan Ruhut, sehingga melakukan interupsi saat Ruhut sedang bertanya.
“Kalau Anda dengan santai bisa menyebut Presiden SBY, kenapa Anda tidak langsung menyebut nama saya. Kenapa?” tanya Ara.
Ara lalu mempertanyakan kepada pimpinan pansus, Saca Wirya dari Demokrat soal etika pansus karena sesuai kesepakatan anggota tidak diperkenankan mengomentari satu-satu di antara anggota pansus. “Kalau mau konsekuen sebagai fraksi pansus, jangan mengomentari. Ayo, saya bisa saja komentari satu per satu orang kalau mau, tapi saya menahan diri, saya konsekuen. Kita fokus tanya kepada Pak Susno, jangan komentar ini itu,” kata Ara.
Ara atas nama PDI Perjuangan mengaku konsekuen tidak akan menyebut nama partai. “Kita harus konsekuen. Mengutip pernyataan Bung Karno, satukan perkataan dan perbuatan, bukan hanya perkataan saja,” tegas Ara.
Tidak mau kalah, Ruhut yang sejak tadi sudah hendak bicara dengan kencang berkata. “Saya juga penyambung pesan Bung Karno, penyambung lidah Partai Demokrat. Ingat Ara, semangat kita Fraksi Pansus. Saya tidak sebut Ara atau partai tadi. Ingat jangan diputar balik, saya ini pengacara,” kata Ruhut yang di rapat pansus mengaku sebagai salah satu dari tiga pengacara besar di Indonesia.
Ara yang terlihat emosi menyahut omongan Ruhut. “Kalau begitu kita juga tidak perlu mengomentari orang-orang di pansus. Pimpinan tolong tegas, ini supaya jelas, tolong dengar, apakah semua bisa berkomentar soal anggota pansus lain. Kalau iya katakan, kalau jangan ya jangan. Kalau boleh mulai sekarang saya akan komentari orang per orang,” teriak Ara.
Saca kemudian menegaskan bahwa sesuai kesepakatan sebagai fraksi pansus, maka semua pertanyaan harus fokus kepada saksi. Meski Saca sudah menegaskan hal itu, sesama anggota pansus tetap ribut. Bahkan Bambang Soesatyo dari Partai Golkar berteriak soal ketidaksenangannya dengan ulah Ruhut yang terus menerus menyebut nama Jusuf Kalla. “Kami keberatan nama JK terus disebut-sebut,” katanya.
Tidak hanya Bambang, Akbar Faisal dari Partai Hanura juga ikut berkomentar. Kali ini Akbar mengingatkan soal etika pansus yang dikritik masyarakat, termasuk Presiden SBY.
- ful/det/vvn



