Duta Masyarakat
Sabtu, 11 September 2010 | 05:03:52 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Petani Mulai Gandrungi NPK   (299)
    Petani Mulai Gandrungi NPK
    SURABAYA – Problem pupuk segera terselesaikan. Ke depan petani sudah tidak lagi (harus) rebutan urea. Diversifikasi produk yang diluncurkan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) — berupa NPK Pelangi — ...

  • Haji dalam keadaan iddah   (294)
    Haji dalam keadaan iddah
    Pertanyaan:

    Ustadz, pada tahun ini insya Allah saya mau berangkat haji yang pertama (haji wajib) karena sudah membayar lunas dan sudah dapat ketentuan berangkat kloter 10 Surabaya. ...

  • Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil   (293)
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil menteri di beberapa departemen. Apa sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi keinginan parpol.

    +628563493xxx
    sungguh tragis nasib ...

  • Selalu perbaharui STOK FILM   (292)
    Selalu perbaharui STOK FILM
    MEMANG tidak mudah menyajikan proses pembelajaran tetap menarik. Apalagi yang menjadi yang menjadi peserta didiknya adalah anak-anak yang masih berusia dini. Meskipun sudah menggunakan media film ...

  • Pengawas UN tegang   (292)
    Pengawas UN tegang



    Pengawas ujian nasional (UN) tampaknya harus bekerja ekstra keras dan tegang. Karena, jumlah peserta UN di Jatim sangat melimpah. Apalagi, mereka tersebar di seluruh wilayah ...

  • Cucu bos Astra tak ditahan   (290)
    Cucu bos Astra tak ditahan
    Terdakwa kasus korupsi pengelolaan ladang minyak Blok Ramba, Sumsel, Aditya Wisnuwardhana, dituntut dengan hukuman 11 tahun penjara. Tapi uniknya dia tidak ditahan. Salah satu cucu pendiri PT Astra ...

  •   (286)

    NU tak maksimal cegah terorisme

    Perlu bentuk ‘Densus-99’?!

    Napi teroris dapat potongan hukuman

    Jelang Lebaran….. musim diskon.

    Soetrisno ...

  • Sulitya Bersikap Adil   (284)
    Sulitya Bersikap Adil
    Pemerintah berseteru dengan rakyat merupakan sesuatu yang luar biasa. Karena sudah sepatutnya pemerintah harus memiliki sifat damai dengan rakyat. Namun jikalau di dalam kalangan elit pemerintahan ...

  • Dua masjid diserbu, KA dibom   (275)
    Dua masjid diserbu, KA dibom
    DUA peristiwa teror melanda dua negara bertetangga, India dan Pakistan, Jumat (28/5) kemarin. Di Pakistan, dua masjid di dua kota dekat Lahore yang penuh dengan umat Islam yang sedang menunaikan ...

  • IPNU DKI bidik sekolah umum   (271)
    IPNU DKI bidik sekolah umum
    Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) DKI Jakarta, Heri Susanto, mengatakan, sekolah umum di Jakarta menjadi bidikan utama program pengkaderan IPNU pada masa ...

  • Bagikan di Facebook
    Bodetabek
    Bank Jatim mangkir
    BAHAS FEE PEJABAT Rp 71,4 M
     Baca Juga 
    Menag perkirakan Idul Fitri Jumat
    Menag perkirakan Idul Fitri Jumat
    SIDANG itsbat untuk menetapkan 1 Syawal 1431 Hijriyah atau Idul Fitri akan dilaksanakan Rabu (8/9) hari ini. Sidang digelar di Operation Room Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4, ...

    Pejabat PSSI bunuh istri dihukum 5 tahun
    Pejabat PSSI bunuh istri dihukum 5 tahun
    Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara bagi Yosep Revo, terdakwa pembunuh istri sendiri, Maria Reni Widowati. Hakim menilai Ketua Komisi Keuangan PSSI ini secara sah dan meyakinkan ...

    Puncak mudik diwarnai hujan
    Puncak mudik diwarnai hujan
    GELOMBANG arus mudik, baik lewat darat, laut, maupun udara, semakin memuncak, Selasa (7/9) kemarin. Stasiun Pasar Senen, Jakarta, misalnya, kebanjiran ribuan pemudik asal Jawa Tengah dan Jawa Timur. ...

    Tim Teknis tolak ubah anggaran
    Tim Teknis tolak ubah anggaran
    TIM Teknis Pembangunan Gedung Baru DPR RI menolak mengubah desain dan rencana anggaran pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,16 triliun. Tim teknis menganggap desain itu sudah representatif dan ...

    Pasukan AS-umat Kristen terancam
    Pasukan AS-umat Kristen terancam
    SEBUAH sekte kecil di Florida, Amerika Serikat (AS), merencanakan aksi ngawur membakar Al Quran, dalam peringatan Tragedi WTC 11 September 2010. Aksi itu mereka beri nama “international burn the ...

    Banyak dihujat Al-Quran tetap terpelihara
    Banyak dihujat Al-Quran tetap terpelihara
    Sejumlah kelompok anti-Islam di Amerika Serikat berencana membakar Al-Quran bertepatan dengan peringatan tragedi WTC Sabtu 11 September 2010 lusa. Acara semacam itu bukan yang pertama. Bahkan ...



    DUTA MASYARAKAT, 16 Januari 2010

    DIREKSI Bank Jatim tak memenuhi panggilan Komisi C DPRD Jawa Timur dalam rapat membahas temuan KPK terkait fee kepada pejabat kepala daerah senilai Rp 71,4 miliar, Jumat (15/1). Penolakan menghadiri undangan Dewan itu diduga karena intervensi pejabat tertentu.

    Anggota Komisi C DPRD Jatim dari Fraksi PAN, Suli Da’im, mengatakan, direksi Bank Jatim sedianya diundang memberikan keterangan terkait setoran itu pada Jumat (15/1) di DPRD Jatim Jl. Indrapura Surabaya. Namun manajemen memberitahu tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain. “Pemberitahuan dikirim via faksimili pada pukul 08.13 saat jam kantor usai. Kami baru tahu mereka tidak bisa hadir beberapa menit sebelum rapat mulai,” ujarnya.

    Seluruh anggota Komisi C, menurut Suli, sangat kecewa dengan ketidakhadiran direksi Bank Jatim itu. Padahal, persoalan yang akan dibahas amat penting. “Kami tidak tahu mengapa mereka menolak hadir. Kalau tidak ada apa-apa dengan setoran itu, seharusnya mereka hadir dan menjelaskan secara transparan,” ujarnya.

    Anggota Komisi C DPRD Jatim dari Fraksi PKB, Thoriqul Haq, mengatakan, manajemen Bank Jatim berbohong soal alasan ketidakhadiran. Manajemen mengatakan direksi tidak bisa hadir karena ada peresmian Lembaga Jaminan Kredit di kantor pusat Bank Jatim. “Saya cek ternyata acaranya dijadwalkan siang. Sementara rapat di DPRD direncanakan pagi hari. Manajemen juga beralasan direksi sibuk mempersiapkan penyambutan kunjungan kerja Presiden ke Madiun, Senin (19/1). Apa urusannya direksi dengan semua itu?” ujarnya.

    Ditengarai, ketidakhadiran itu karena ada perintah pejabat tertentu. Kehadiran direksi dikhawatirkan mengungkapkan siapa saja penerima setoran senilai total Rp 71,4 miliar itu. “Kami mendengar informasi itu dan akan mengklarifikasi ke pemerintah. Kalau benar ada larangan, akan semakin menguatkan dugaan setoran miliaran rupiah itu menyalahi ketentuan,” ujarnya.

    Isu larangan itu, menurut dia, cukup masuk akal. Sebab dana itu diduga mengalir ke sejumlah kepala daerah di kabupaten/kota dan sejumlah pejabat. Bila hadir, direksi harus menjelaskan para penerima itu. “Untuk urusan ini, direksi tidak bisa berlindung di balik aturan kerahasiaan perbankan. DPRD menjalankan hak pengawasan atas penggunaan APBD yang antara lain untuk memodali Bank jatim,” pungkasnya
    • ud/wen