Helmy Faishal Zaini-Menteri KPDT
Menteri termuda penikmat seni
Duta Masyarakat | 08 Desember 2009
M KAMALUDDIN JAKARTA
M KAMALUDDIN JAKARTA
Baca Juga
Memakmurkan rumah Allah dengan pendidikan dan pasar Memakmurkan rumah Allah dengan pendidikan dan pasar
Tanah lapang di sebuah desa yang sunyi di ujung timur Kota Surabaya itu cukup istimewa. Ya dari sana telah lahir komunitas jamaah di tahun 1970-an.
SAAT itu salat rawatib ...
Tanah lapang di sebuah desa yang sunyi di ujung timur Kota Surabaya itu cukup istimewa. Ya dari sana telah lahir komunitas jamaah di tahun 1970-an.
SAAT itu salat rawatib ...
PAN dan Koalisi
PAN dan Koalisi
Bara Hasibuan dan saya banyak bertemu dan bergaul dan sama-sama terlibat dalam pendirian suatu partai yaitu Partai Amanat Nasional (PAN). Saya tidak masuk dalam partai itu, tapi mendukungnya dalam ...
Bara Hasibuan dan saya banyak bertemu dan bergaul dan sama-sama terlibat dalam pendirian suatu partai yaitu Partai Amanat Nasional (PAN). Saya tidak masuk dalam partai itu, tapi mendukungnya dalam ...
Menyemai asa dari bisnis rumahan
Menyemai asa dari bisnis rumahan
Anda belum mendapatkan pekerjaan? Atau, Anda sudah bekerja tapi mulai bosan dengan rutinitas dan kemacetan lalu lintas setiap hari? Jika ingin memulai tantangan baru, Anda bisa mulai mencoba usaha ...
Anda belum mendapatkan pekerjaan? Atau, Anda sudah bekerja tapi mulai bosan dengan rutinitas dan kemacetan lalu lintas setiap hari? Jika ingin memulai tantangan baru, Anda bisa mulai mencoba usaha ...
Bahasa asing punya nilai lebih
Bahasa asing punya nilai lebih
Peringatan dari kaum pengusaha di Inggris ini berguna dan berlaku juga buat segenap pencari kerja di Tanah Air. Kalangan pimpinan perusahaan di sana saat ini menyeru kepada anak-anak muda untuk ...
Peringatan dari kaum pengusaha di Inggris ini berguna dan berlaku juga buat segenap pencari kerja di Tanah Air. Kalangan pimpinan perusahaan di sana saat ini menyeru kepada anak-anak muda untuk ...
`Monster` masa depan tanpa pandang bulu
`Monster` masa depan tanpa pandang bulu
Diabetes mellitus (DM) yang lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya kian meningkat. Kini, jumlah penderita diabetes di ...
Diabetes mellitus (DM) yang lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya kian meningkat. Kini, jumlah penderita diabetes di ...
Tren one stop body treatment
Tren one stop body treatment
Siapa sih yang tidak ingin tampil cantik? Tentu tidak ada. Salah satu solusinya adalah body treatment. Namun, banyak wanita yang enggan melakukan perawatan. Kenapa?
BODY treatment ...
Siapa sih yang tidak ingin tampil cantik? Tentu tidak ada. Salah satu solusinya adalah body treatment. Namun, banyak wanita yang enggan melakukan perawatan. Kenapa?
BODY treatment ...
Nama Helmy Faishal Zaini tercatat sebagai menteri termuda dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Dia dipilih Presiden SBY untuk memimpin Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.
Terpilihnya Helmy menjadi Menteri KPDT tentunya menyita banyak waktu yang dimilikinya. Bagaimana tidak, dia kini harus berkunjung ke daerah-daerah tertinggal untuk melihat dan menerima keluhan masyarakat di daerah tertinggal, yang nasibnya harus diperjuangkan olehnya.
Meski kesibukan sangat padat, Helmy ternyata memiliki bakat dan kecintaan yang luar biasa pada seni, terutama musik. Beragam koleksi DVD/CD dan kaset musik tertata rapi di rumahnya. Mulai Mozart, Beethoven, Pop, hingga musik dangdut. Bahkan, koleksi album Raja Dangdut Rhoma Irama menjadi koleksi favoritnya.
Tak hanya sekadar penikmat musik. Helmy bahkan sudah pernah melakukan rekaman sebuah album shalawat beberapa waktu lalu. Bulan Ramadhan lalu, menteri termuda ini melaunching lagu-lagu sholawat yang diberi judul ‘Sholawat dan munajat’.
Dalam album itu berisi 12 syair-syair kecintaan pada sang pencipta dan Nabi Besar Muhammad SAW. “Ini untuk meluapkan kecintaan saya kepada Rasulullah. Beliau yang menjadi inspirasi hidup kita dalam mengarungi kehidupan ini,” tukasnya.
Untuk lebih menghidupkan daya pikat pendengar, Helmy menggandeng grup marawis asal Jakarta.
Uniknya, Helmy mendendangkan syair shalawat ini dengan lagu khas, yang biasa dikumandangkan di surau-surau kampung, baik langgam Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat maupun Betawi.
“Semata-mata mengharap ridho Allah dan mengajak kembali generasi bangsa untuk cinta Allah, cinta Rasul, dan cinta antarsesama,” tandasnya.
Dan ketika menjadi menteri KPDT saat ini, dia berusaha untuk memasukkan unsur seniman dalam program yang dijalaninya. Salah satunya yaitu dengan mengajak beberapa artis, termasuk Marcella Zalianty untuk menggarap film guna mengangkat daerah tertinggal.
“Cara ini menjadi daya tarik tersendiri sebagai upaya mengentaskan daerah-daerah tertinggal, selain program unggulan lain yang sudah kita susun,” katannya.
Berkat komitmen memajukan daerah tertinggal dengan seni ini, Helmy mendapat dukungan dari sekitar 16 artis penyanyi dari Nagaswara. Mereka berkomitmen untuk turut turut menyukseskan pembangunan daerah tertinggal.
Bahkan, mereka juga mendonasikan sebagian dari hasil penjualan album Sahabat Tak Pernah Hilang untuk para sahabat di daerah tertinggal dan terpencil.
Ke-16 Artis yang hadir diantaranya, Vonny Cornelia, Sheza Idris, Shezi Idris, Gita Sinaga, Sundari Sukoco, Masha Gusman dan Jennifer Arnelita.
Program BDT
Sebagai menteri PDT, Helmy harus bekerja keras untuk mengentaskan sekitar 159 daerah tertinggal di Indonesia. Untuk itu, dia sudah menyiapkan program unggulan berupa bedah desa terpadu (BDT) yang akan dimulai pada awal 2010.
“Untuk menyejahterakan masyarakat miskin di sini, pemerintah telah menyiapkan program baru berupa BDT,” katanya.
Helmy menjelaskan, program BDT lebih berbasis pada pedesaan dengan berbagai bentuk program, terutama yang menyangkut kebutuhan warga, seperti listrik masuk desa, serta perbaikan infrastruktur berupa jalan poros desa.
“Selama ini, banyak jalan rusak yang tidak ada statusnya. Bukan milik pemprov dan bukan milik pemkab, jadi tidak ada yang memperbaiki jalan rusak tersebut. Dengan program BDT masalah itu dapat diatasi,” katanya.
Menurut Helmy, program BDT berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, program itu hanya berbasis pada kawasan, tetapi untuk saat ini lebih menyentuh masyarakat.
“Program yang berbasis pedesaan akan mampu mengangkat kesejahteraan warga desa. Program BDT akan ditopang dengan anggaran secara maksimal,” katanya.
Salah satu bagian dari program BDT, sambung Helmy, yang ditopang anggaran cukup besar yakni kredit usaha rakyat (KUR), dan pihaknya telah mengajukan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk menopang KUR.
“Nantinya dana KUR akan disalurkan pada warga desa yang kurang mampu sehingga program tersebut tepat sasaran,” katanya.(*)



