Duta Masyarakat
Sabtu, 13 Maret 2010 | 23:19:29 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Posko Sehat dongkrak Tolak Angin   (299)
    Posko Sehat dongkrak Tolak Angin
    PROGRAM posko sehat yang digelar di beberapa kota di Jatim berdampak signifikan terhadap pasar Tolak Angin di Jatim. Dalam tiga bulan terakhir omzet Tolak Angin naik hingga 40% dibanding bulan-bulan ...

  • Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa   (293)
    Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa
    Menjelang tutup tahun 2009, Dian Kemala, organisasi purnawirawan Polri, mengadakan Sarasehan Implementasi Pancasila dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Kami telah diminta mengantar pembahasan ...

  • NU butuh manager, siapakah dia?   (293)
    NU butuh manager, siapakah dia?
    Setelah lama tak berkomentar soal figure-figur yang maju sebagai Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, Katua Umum PBNU saat ini akhirnya buka suara soal kreteria figur yang tepat untuk mengisi posisi ...

  • NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan   (285)
    NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan
    Di usianya yang telah menginjak 80 tahun lebih, NU menghadapi beberapa masalah. Persoalan paling utama yang dihadapi NU saat ini, adalah kaderisasi yang lemah. Itu salah satu masalah yang hingga kini ...

  • Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah   (283)
    Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah
    MASALAH kekerasan di sekolah sepertinya tak pernah lenyap dari dunia pendidikan kita. Kekerasan yang kerap terjadi itu semakin mengukuhkan pandangan bahwa ada yang tidak beres dalam sistem pendidikan ...

  • Tolak teori hujan hingga teori Darwin   (279)
    Tolak teori hujan hingga teori Darwin
    Serangan-serangan terkoordinasi telah mereka lancarkan di belahan utara Nigeria. Ancaman menggulingkan pemerintah dan menerapkan hukum Islam mereka tebarkan. Itulah Taliban Nigeria. Tapi siapa ...

  • Ibadah sesuai tuntunan   (277)
    Ibadah sesuai tuntunan
    Beberapa waktu lalu muncul polemik mengenai salat dengan menggunakan bahasa Arab dan Bahasa Indonesia secara bersamaan. Patut kiranya dicermati persoalan yang oleh sebagian kalangan disebut sebagai ...

  • Demo 100 hari SBY dimulai   (272)
    Demo 100 hari SBY dimulai
    PULUHAN aktivis PC PMII Bojonegoro (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) menggelar aksi, Rabu (27/1) kemarin sebagai bentuk ketidakpuasan mereka terhadap pemerintahan SBY–Boediono dalam memimpin ...

  • Perusahaan penyalur pembantu panen   (271)
    Perusahaan penyalur pembantu panen
    Memasuki masa libur Lebaran, biro jasa penyalur pembantu akan kebanjiran order permintaan pembantu rumah tangga. Kebutuhan pembatu ini meningkat karena banyak pembantu rumah tangga mudik pada ...

  • e-Touch luncurkan tri bundling   (270)
    e-Touch luncurkan tri bundling
    Hutchison CP Telecommunications, operator telekomunikasi merek 3 (tri), menggandeng e-Touch, merek ponsel milik First Mobile Group (FMG) Hongkong, mengeluarkan paket bundling ponsel e-Touch D8 dengan ...

  • Bagikan di Facebook
    ukuran teks: +besarkan -kecilkan
    Religi
    Perjuangan menuju zuhud dan tawakal

    Duta Masyarakat | 12 November 2009
    Hamid Ahmad  
     Baca Juga 
    Jangan ancam dunia!
    Jangan ancam dunia!


    Ketika banyak umat Islam memiliki kemampuan luar biasa untuk mengasingkan dunia dan mengubah teman menjadi musuh, maka tidak heran jika Anda akan menemukan contoh di beberapa ...

    Para pembual cinta
    Para pembual cinta
    Barangsiapa mengenakan busana-busana cahaya kedekatan dengan ruh yang senantiasa mengucilkan diri pada-Nya, plus terjaga dari bencana dan kesialan, dia tidak akan terusik gara-gara tuntutan dan tidak ...

    Redakan perselisihan
    Redakan perselisihan
    Umat Islam tidak butuh lebih banyak perselisihan, perpecahan, permusuhan, dan pertengkaran. Sudah cukup. Tidak masuk akal, tidak bijaksana dan tidak realistis untuk membenturkan faksi Sunni dan ...

    Jalan orang-orang yang dicinta
    Jalan orang-orang yang dicinta
    Cinta Rasul s.a.w. kepada Tuhannya adalah cinta Dzat berkat musyahadah lantaraan terobsesinya ruh sekaligus melesatnya ruh ke wilayah kedekatan (dengan Allah).

    Menurut Al-Wasithi, ...

    Cinta Rasul murni 24 karat
    Cinta Rasul murni 24 karat
    “Kapankah seorang hamba mencapai maqam ridha?” tanya seseorang kepada Yahya ibn Mu’adz.

    Yahya menjawab, “Bila dia telah mendudukkan dirinya di atas empat tiang atau fondasi.

    Kualifikasi orang ridha
    Kualifikasi orang ridha
    Ridha ialah satu maqam dalam tasawuf yang tinggi derajatnya. Allah SWT berfirman, “Wahai nafsu yang tenang (muthmainnah), kembalilah kepada Tuhanmu dalam keadaan ridha dan diridhai.”



    Zuhud (tidak menyukai dunia) adalah salah satu maqam, dalam disiplin tasawuf. Seperti disebut dahulu, dalam zuhud pun terdapat maqam dan hal. Mari kami perjelas: pada mulanya adalah suatu perjuangan tak kenal henti untuk men-zuhud-kan diri, melalui stasion hal yang memperlihatkan betapa lezatnya tidak menyibukkan diri dengan dunia dan betapa buruknya menghadap pada dunia.

    Di tengah perjuangan itu datang sifat rakus nafsu terhadap dunia dan kecenderungannya untuk menatap pada sesuatu yang bersifat jangka pendek. Sifat terakhir ini menghapuskan bekas-bekas hal zuhud. Di lain waktu, datang lagi hal zuhud. Dan begitu seterusnya, silih berganti antara hal dan sifat rakus nafsu, sampai orang tersebut mendapat ma’unah (pertolongan) dari Allah yang Mahamulia. Berkat pertolongan tersebut, jadilah dia zahid atau pe-zuhud sejati karena zuhud telah bersemayam dengan mantap di hatinya serta menjadi maqam-nya.

    Begitupun, tidak henti-hentinya hal tawakal menggedor pintu hati seseorang sampai dia benar-benar bertawakal. Dan tidak henti-hentinya stasion hal ridha mengetuk hatinya sampai dia merasa nyaman dan tenang dengan sikap ridha, dan ridha menjadi maqam-nya.

    Di sini ada yang halus. Yaitu, maqam ridha dan tawakal tetap ada dan dihukumi kekal pada seseorang walaupun pada dirinya muncul dorongan tabiat (nafsu). Lain soal dengan hal ridha. Hal ini tidak dihukumi langgeng pada seseorang manakala muncul dorongan nafsu. Misalnya, tiba-tiba seorang pe-ridha tiba-tiba mendapati pada dirinya rasa benci akibat dorongan tabiat. Tetapi pengetahuannya mengenai maqam ridha segera menggelamkan rasa benci tersebut sebagai sifat tabiat. Munculnya rasa benci yang telah dikaramkan dengan ilmu tadi tidak mengeluarkan orang bersangkutan dari maqam ridha.

    Sebaliknya, hal ridha sirna dengan munculnya dorongan nafsu berupa rasa benci. Pertanyaannya, apa beda hal ridha dengan maqam ridha? Karena hal, ketika berada dalam kondisi murni anugerah, dapat membakar dorongan tabiat.
    Orang mungkin bertanya, “Bagaimana mungkin orang memiliki maqam ridha tapi tidak memiliki hal ridha, padahal hal itu pendahuluan maqam?”

    Kami jawab, “Karena maqam ketika bercampur dengan usaha seseorang, maka dia memungkinkan terwujudnya tabiat (nafsu) di dalamnya. Adapun hal, ketika dia merupakan anugerah dari Allah, dia bersih dari campuran tabiat. Maka hal-nya ridha itu lebih murni, dan maqam ridha lebih mungkin (menerima yang lain).”
    •