Duta Masyarakat
Jumat, 03 September 2010 | 18:54:43 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet   (300)
    Hipmi dukung Sandiaga-Lutfi masuk kabinet
    Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung anggotanya yang diminta membantu Presiden dalam lima tahun ke depan. Kader Hipmi yang mendapat dukungan luas adalah dua mantan Ketua Umum Hipmi ...

  • Galakkan pemeriksaan lewat papsmear   (299)
    Galakkan pemeriksaan lewat papsmear
    UNTUK menjaga kesehatan reproduksi wanita, sebanyak 100 anggota PC Fatayat Sidoarjo melakukan papsmear di RSI Siti Hajar, Sabtu (13/3). Selain itu, mereka diberi penerangan terkait bahaya penyakit ...

  • Saat mengoreksi diri   (298)
    Saat mengoreksi diri
    Setiap kita tentu pernah berbuat salah, melakukan dosa. Tapi, tak banyak di antara kita yang mau sibuk mengkalkulasi kesalahan-kesalahannya itu. Padahal, introspeksi diri, yakni mencoba menghitung ...

  • Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu   (292)
    Berkendara tak konsentrasi didenda Rp 750 ribu
    UNDANG-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan menjadi polemik di masyarakat. Kabarnya pengendara mobil yang menggunakan telepon sambil menyetir akan ditilang dan terancam ...

  • Usia internet sudah 40 tahun   (282)
    Usia internet sudah 40 tahun
    Kemarin 40 tahun lalu, dunia virtual menemukan arti baru, karena saat itulah internet hadir. Memang, tanggal pasti kelahiran internet tidak diketahui. Namun, pesan pertama yang dikirim dan diterima ...

  • Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?   (278)
    Kenapa pemerintah mudah dikadali bank bermasalah?
    Kasus BLBI Jilid I bertahun-tahun tidak jelas penyelesaiannya, bahkan terkesan dilupakan begitu saja. Begitu mudah pemerintah dikadalin bankir-bankir bermasalah. Begitu mudah mereka kabur ke luar ...

  • Dua santri juara II KEM tingkat nasional   (276)
    Dua santri juara II KEM tingkat nasional
    DUA siswa MTs Pamekasan berhasil menjadi juara II dalam Kompetisi dan Expo Madrasah (KEM) tingkat nasional 2009 di kota Malang baru-baru ini. Mereka adalah Rahmat Miskaya, siswa MTs Mambaul Ulum ...

  • Petani Mulai Gandrungi NPK   (275)
    Petani Mulai Gandrungi NPK
    SURABAYA – Problem pupuk segera terselesaikan. Ke depan petani sudah tidak lagi (harus) rebutan urea. Diversifikasi produk yang diluncurkan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) — berupa NPK Pelangi — ...

  • Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil   (269)
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil
    Masyarakat bicara soal pengangkatan wakil menteri di beberapa departemen. Apa sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi keinginan parpol.

    +628563493xxx
    sungguh tragis nasib ...

  • Pengawas UN tegang   (269)
    Pengawas UN tegang



    Pengawas ujian nasional (UN) tampaknya harus bekerja ekstra keras dan tegang. Karena, jumlah peserta UN di Jatim sangat melimpah. Apalagi, mereka tersebar di seluruh wilayah ...

  • Bagikan di Facebook
    Sinerjitas
    Menyatukan harmoni masyarakat untuk pencerahan bangsa
     Baca Juga 
    Susno Duadji cokot Makbul
    Susno Duadji cokot Makbul
    MANTAN Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji blak-blakan di persidangan kasus mafia hukum dengan terdakwa Sjahril Djohan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya, Kamis (2/9) ...

    Pidato Presiden RI mengenai Dinamika RI-Malaysia (2-habis)
    Pidato Presiden RI mengenai Dinamika RI-Malaysia (2-habis)
    Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

    Belajar dari pengalaman ini, pemerintah Indonesia berpendapat bahwa solusi yang paling tepat untuk mencegah dan mengatasi insiden-insiden ...

    SBY dinilai seperti jubir Malaysia
    SBY dinilai seperti jubir Malaysia
    PIDATO Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mabes TNI soal ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia terus menuai cibiran. SBY dinilai seperti juru bicara negeri jiran saja. “Pidato SBY selayaknya ...

    Giliran Menhub diisukan selingkuh
    Giliran Menhub diisukan selingkuh
    GOSIP perselingkuhan menteri terus bermunculan. Kali ini Menteri Perhubungan Freddy Numberi dikabarkan berselingkuh dengan seorang presenter sebuah stasiun televisi dengan inisial RR. Inisial ini ...

    Tanpa TKI Malaysia kelimpungan
    Tanpa TKI Malaysia kelimpungan
    GELOMBANG tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terusir dari Malaysia terus berdatangan di tanah air. Ratusan TKI yang baru dideportasi dari negeri jiran itu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ...

    Panda bisa seret Miranda - Nunun
    Panda bisa seret Miranda - Nunun
    SEHARI setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan statusnya sebagai tersangka, politisi PDIP Panda Nababan—satu-satunya tersangka yang masih aktif sebagai anggota DPR— tidak terlihat ...



    DUTA MASYARAKAT, 30 Oktober 2009

    A HASAN HALIM JEMBER
    Untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, diperlukan kerjasama yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah.
    —————————————

    Indonesia sebagai bagian dari negara yang ada di dunia telah menandatangi komitmen bersama dengan negara-negara lain untuk mewujudkan Millenium Development Golds (MDG’s) sampai pada tahun 2015, untuk memacu Human Development Indexs sebagai langkah peningkatan sumber daya manusia.

    Didirikannya pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dimaksudkan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) anak usia dini, serta mempertahankan APK wajardikdas 9 tahun 2008/2009 sebesar 99,49 persen.

    Di samping itu juga meningkatkan perbandingan antara SMA/MA dengan SMK pada tahun 2008 sesuai dengan SPM yaitu 40:60, serta meningkatkan APK rintisan wajib belajar pendidikan menengah 12 tahun dan peningkatan SDM.

    “Selaku bupati saya sangat bangga karena di dalam setiap pembangunan sekolah, masyarakat sudah berperan aktif di dalamnya,” kata Bupati Jember, MZA Djalal, usai meresmikan gedung SMPN 2 Mumbulsari, kemarin.

    Begitu juga dengan keberadaan gedung SMPN2 yang baru di Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, di dalam pembangunan gedung sekolah in terdapat partisipasi aktif dari masyarakat. Termasuk upaya memajukan sekolah tersebut tanpa kenal lelah.

    Untuk Djalal berharap agar masyarakat benar-benar ikut memiliki atau handar beni. “Oleh karenanya, saya minta agar gedung sekolah ini dirawat dan dijaga agar tidak cepat rusak,” tegas Djalal.

    Sementara Kepala Dinas Pendidikan Nasional Jember, Achmad Sudiono, menjelaskan gedung SMPN 2 Mumbulsari ini dibentuk dari pilar kebijakan pemerintah. Yaitu perluasan akses sarana dan prasarana.

    “Sehingga masyarakat tidak ada alasan lagi untuk tidak menyekolahkan anaknya,” ungkap dia.

    Terkait dengan peresmian ini, Achmad menyampaikan bahwa hal ini merupakan tanggungjawab pemerintah kepada masyarakat, melalui anggaran hasil saring antara APBD dan APBN, serta yang paling dominan adalah dukungan masyarakat.

    Kabag Humas Pemkab Jember, Agoes Slameto, yang turut mendampingi Bupati Djalal, mengimbuhkan gedung sekolah yang dibangun di atas areal tanah seluas 600 meter persegi tersebut, merupakan sebuah bentuk komitmen dari Pemkab Jember untuk mewujudkan empat skala prioritas yang menjadi tujuan bersama.

    Yakni dalam rangka membangun masyarakat Jember yang berkualitas dan mampu bersaing. Disebutkan, fakta gelontoran fasilitas yang telah disediakan oleh Pemkab Jember, diharapkan masyarakat benar-benar memanfaatkan sekolah ini untuk menyekolahkan anak-anaknya.

    Lebih dari itu, terang Agoes, dengan penambahan sembilan sarana dan prasarana pendidikan itu semakin melengkapi jumlah fasilitas pendidikan yang ada sebelumnya.

    Yaitu empat lembaga PAUD di antaranya PAUD Tunas Bangsa Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru, PAUD Babusalam Desa Darsono Kecamatan Arjasa, PAUD Kasiful Ulum Desa Rowo Tamtu Kecamatan Rambipuji dan PAUD Miftahul Abror Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi.

    Untuk TK ada TK Pembina Jenggawah. Adapun Unit Sekolah Baru (USB) untuk SMP dan SMK adalah SMPN 2 Mumbulsari, SMPN 3 Jenggawah, SMPN 3 Sukowono serta SMKN Sumberbaru.

    “Pembangunan ini merupakan bagian dari perluasan akses pendidikan bagi masyarakat, termasuk bantuan dana kepada masyarakat khususnya siswa melalui sekolah yang ada,” pungkas Agoes.
    •