Duta Masyarakat
Sabtu, 13 Maret 2010 | 01:27:04 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Posko Sehat dongkrak Tolak Angin   (296)
    Posko Sehat dongkrak Tolak Angin
    PROGRAM posko sehat yang digelar di beberapa kota di Jatim berdampak signifikan terhadap pasar Tolak Angin di Jatim. Dalam tiga bulan terakhir omzet Tolak Angin naik hingga 40% dibanding bulan-bulan ...

  • Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa   (286)
    Langkah nyata membumikan Pancasila sebagai jatidiri bangsa
    Menjelang tutup tahun 2009, Dian Kemala, organisasi purnawirawan Polri, mengadakan Sarasehan Implementasi Pancasila dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Kami telah diminta mengantar pembahasan ...

  • NU butuh manager, siapakah dia?   (281)
    NU butuh manager, siapakah dia?
    Setelah lama tak berkomentar soal figure-figur yang maju sebagai Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, Katua Umum PBNU saat ini akhirnya buka suara soal kreteria figur yang tepat untuk mengisi posisi ...

  • Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah   (280)
    Mengikis kekerasan di lingkungan sekolah
    MASALAH kekerasan di sekolah sepertinya tak pernah lenyap dari dunia pendidikan kita. Kekerasan yang kerap terjadi itu semakin mengukuhkan pandangan bahwa ada yang tidak beres dalam sistem pendidikan ...

  • NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan   (275)
    NU Perlu Perkuat Kaderisasi di Semua Tingkatan
    Di usianya yang telah menginjak 80 tahun lebih, NU menghadapi beberapa masalah. Persoalan paling utama yang dihadapi NU saat ini, adalah kaderisasi yang lemah. Itu salah satu masalah yang hingga kini ...

  • Tolak teori hujan hingga teori Darwin   (272)
    Tolak teori hujan hingga teori Darwin
    Serangan-serangan terkoordinasi telah mereka lancarkan di belahan utara Nigeria. Ancaman menggulingkan pemerintah dan menerapkan hukum Islam mereka tebarkan. Itulah Taliban Nigeria. Tapi siapa ...

  • Ibadah sesuai tuntunan   (270)
    Ibadah sesuai tuntunan
    Beberapa waktu lalu muncul polemik mengenai salat dengan menggunakan bahasa Arab dan Bahasa Indonesia secara bersamaan. Patut kiranya dicermati persoalan yang oleh sebagian kalangan disebut sebagai ...

  • Perusahaan penyalur pembantu panen   (269)
    Perusahaan penyalur pembantu panen
    Memasuki masa libur Lebaran, biro jasa penyalur pembantu akan kebanjiran order permintaan pembantu rumah tangga. Kebutuhan pembatu ini meningkat karena banyak pembantu rumah tangga mudik pada ...

  • Demo 100 hari SBY dimulai   (269)
    Demo 100 hari SBY dimulai
    PULUHAN aktivis PC PMII Bojonegoro (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) menggelar aksi, Rabu (27/1) kemarin sebagai bentuk ketidakpuasan mereka terhadap pemerintahan SBY–Boediono dalam memimpin ...

  • e-Touch luncurkan tri bundling   (267)
    e-Touch luncurkan tri bundling
    Hutchison CP Telecommunications, operator telekomunikasi merek 3 (tri), menggandeng e-Touch, merek ponsel milik First Mobile Group (FMG) Hongkong, mengeluarkan paket bundling ponsel e-Touch D8 dengan ...

  • Bagikan di Facebook
    ukuran teks: +besarkan -kecilkan
    Sosok
    KH AN Nuril Huda-Ketua PP LDNU
    “Saya akan habiskan hidup saya untuk dakwah”

    Duta Masyarakat | 29 Oktober 2009
    AHMAD MILLAH JAKARTA
     Baca Juga 
    Longsor Cianjur sembilan tewas
    Longsor Cianjur sembilan tewas
    SEMBILAN warga tewas terkubur tanah longsor di Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat. Diduga masih ada belasan orang yang masih tertimbun tanah longsor. ...

    Empat korban satu keluarga
    Empat korban satu keluarga
    Empat jenazah dari satu keluarga yang menjadi korban tanah longsor dimakamkan di Kampung Suka Dami, Desa Sukarame, Jumat kemarin. Pemakaman Jujun (50), Acih (45), Pipit (25), dan Listi (6) hanya ...

    KRI tangkap kapal Malaysia bawa kayu ilegal
    KRI tangkap kapal Malaysia bawa kayu ilegal
    Kapal berbendera Malaysia tertangkap memasuki wilayah perairan Indonesia di Tarakan, Kalimantan Timur secara ilegal. Kapal yang mengangkut kayu tersebut ditangkap oleh KRI Fatahilah-361 yang sedang ...

    Anggota Fraksi Demokrat dibui
    Anggota Fraksi Demokrat dibui
    KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), menahan Yusran, anggota DPR-RI dari Partai Demokrat daerah pemilihan Kaltim. Yusran ditahan setelah tiga kali tak ...

    Kenaikan tarif listrik pukul rakyat
    Kenaikan tarif listrik pukul rakyat
    DESAKAN agar pemerintah mengkaji lagi rencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) terus menguat. Sejumlah anggota DPR keberatan dengan rencana pemerintah tersebut. Bahkan perwakilan Asosiasi ...

    2 bos teroris tewas didor di Aceh
    2 bos teroris tewas didor di Aceh
    JAJARAN Polri dan TNI terus mengejar kelompok teroris di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kali ini Densus 88 Antiteror Mabes Polri dibantu TNI menembak mati dua pimpinan teroris dan menangkap delapan ...


    Salah satu tokoh NU yang aktif bergerak dalam bidang dakwah adalah KH AN Nuril Huda. Pria kelahiran Lamongan ini sudah dua periode atau 10 tahun memimpin Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP LDNU).
    Apa harapannya terhadap dakwah Islam, terutama NU melalui Muktamar NU ke-32 di Makassar, 26-31 Januari mendatang. Berikut wawancara duta masyarakat dengan KH AN Nuril Huda di kantor PBNU, belum lama ini.
    Kepengurusan Pak Kiai di LDNU akan berakhir. Apa yang Kiai rasakan saat ini?
    Saya sudah memimpin LDNU selama 2 periode. Saya sangat prihatin karena Lembaga Dakwah NU belum sesuai dengan apa saya cita-citakan. Masih banyak program kerja yang belum bisa dijalankan. Disampaing karena masalah dana, ada juga masalah SDM (sumber daya manusia) yang sangat kurang.
    Apa harapan Pak Kiai terhadap Dakwah NU ke depan?
    Suatu saat ada pertemuan di Inggris tahun 2002 yang membicarakan soal Islam di Indonesia. Akhirnya orang-orang berpendapat, Islam di Indonesia itu baru kelihatan kulitnya. Karena itu, saya berharap LDNU bukan hanya sebuah lembaga lagi, tapi menjadi Banom (badan otonom)di NU, sehingga LDNU bisa langsung ke daerah-daerah dan langsung memberikan intruksi ke bawah. Sekarang ini sifatnya hanya koordinatif saja.
    Mengapa Pak Kiai berharap LDNU menjadi Banom?
    Diantara hal yang prinsip di NU itu adalah lembaga dakwah, disamping Lembaga Pendidikan Maarif dan Mabarrot, yaitu pelayanan kesehatan dan sebagainya. Saya ini tidak termasuk panitia Muktamar NU. Yang saya serahi untuk mengurus hal ini Pak Khoirul Huda, Sekretaris LDNU. Bahwa dalam rangka mengembangkan dakwah di masyarakat, LDNU harus menjadi Banom.
    Apa kendala Pak Kiai dalam mengembangkan dakwah selama ini?
    Di kalangan Islam, keikhlasan para dai dan daiyah dalam berdakwah masih sangat kurang, sehingga apapun aktifitas dakwah selalu dikomersialkan. Artinya, semua aktifitas dihitung dengan keuangan. Saya sangat prihatin. Masalah ini terjadi juga di NU.
    NU ini umurnya sudah 84 tahun. Dulu, untuk membentuk organisasi yang besar ini, pengorbanan para pendahulu NU sangat luar biasa. Tidak hanya korban harta, tapi juga linangan air mata. Sekarang ini, orang-orang sebenarnya tinggal meneruskan saja.
    Apa Pak Kiai masih bersedia memimpin LDNU lagi?
    Sejak kecil, saya diajari untuk tidak minta-minta jabatan. Tapi kalau diserai, saya akan siap. Nggak diserai saja saya berangkat kok, apalagi diserahi.
    Jika ternyata Pak Kiai masih diamanati lagi memimpin LDNU?
    Kalau nanti tidak memimpin LDNU lagi, ya nggak apa-apa. Saya akan tetap aktif berdakwah. Saya akan berjuang dan berdakwah untuk kebasaran Islam dan ajaran ahlussunnah waljamaah. Tapi seumpama, saya masih diamanati lagi, saya akan meneruskan program-program yang belum terlaksana.
    Saya tertarik dengan Muktamar dakwah sedunia yang pernah saya ikuti di Libia beberapa waktu lalu. Kegiatan itu dikuti 120 negara. Saya kok yakin LDNU juga bisa melakukan hal yang sama di Indonesia. Apalagi NU sudah pengalaman menggelar ICIS. Minimal diselenggarakan se-Asia Tenggara.
    Pesan apa yang ingin Pak Kiai sampaikan dalam muktamar dakwah tersebut?
    Saya ingin syiarkan Islam ahlussunnah waljamaah. Kita tunjukkan kepada dunia, Islam itu rahmatan lil’alamin. Islam itu anti kekerasan, Islam itu ramah bukan marah. Saya ingin dunia ini akan penuh dengan kedamaian, penuh dengan toleransi dan penuh dengan persaudaraan. Islam itu bukan teroris. Kalau ada orang melakukan teror, yang salah bukan Islamnya, tapi orangnya.
    Apa yang Pak Kiai lakukan ke depan untuk tujuan misi dakwah?
    Saya akan cari orang-orang yang punya keikhlasan. Pintar saja tidak cukup. Ia juga harus berwibawa, giat dan berakhlakul karimah. Saya juga mencari orang idealismenya kuat, baik tua mapun sepuh (tua). Sepuh yang bisa menjadi contoh bagi yang muda, dan anak muda yang bunya iktikad baik pada NU dan mengerti akhlaq NU. Akhlak NU itu ya hormat kepada orang dan hormat kepada guru.
    Yang diperlukan dalam berjuang adalah keikhlasan dan kinerja yang baik. Ini yang sekarang ini jarang ditemukan. Kebanyakan, semua diukur oleh duniawiyah.
    Setiap diundang orang, saya tidak pernah tanya “amplop”. Kalau ada yang ngomong gitu, langsung saya tutup hand phone saya. Saya ini bukan muballigh bayaran. Saya punya pengalaman hidup, harta banyak tidak lebih, dan harta sedikit juga tidak kurang.
    Pak Kiai kelihatannya sangat semangat dalam berdakwah. Sampai kapan Pak Kiai akan berdakwah?
    Meskipun tidak berada di LDNU, saya akan menghabiskan hidup saya untuk dakwah dan NU. Saya ingin menciptakan kader-kader NU yang benar. Bagaimana para dai bisa menjadi dai yang benar.
    Pesan Pak Kiai untuk generasi dai dan daiyah mendatang?
    Pertama, ibda’ binafsik. Mulailah dari dirimu kemudian baru orang lain. Sebagai seorang dai, kehidupan rumah tangga kita pasti selalu dilihat orang, bagaimana keadaan rumah tangga kita dan anak-anak kita, juga ekonomi kita. Kemudian, kedua, berbuatlah karena iklas kepada Allah. Segala sesuatu jangan dihitung-hitung secara matematika saja.
    Apalagi pesan Pak Kiai?
    Para dai dan daiyah harus punya kepribadian yang baik, rumah tangga yang baik, ekonomi yang bersih dan halal, keluarga yang sakinah, anak-anak yang pintar. Sehingga ketika orang melihat kita bisa menjadi contoh. Tanpa itu, kita tidak akan digugu(dipercaya) orang. Dakwah itu memang harus juga dengan bil hal (perbuatan), juga bil mal (harta).
    NU mau Muktamar, apa harapan Pak Kiai ke depan?
    Melalui Muktamar NU nanti, saya berharap NU dipimpin oleh Pemimpin yang punya karakter, punya idealisme yang kuat, dan ideologi yang tidak miring kanan dan kiri, serta punya kepribadian yang kuat.
    Selain itu, pemimpin NU harus paham dan mengerti tertib admisnitrasi. Sebab, pada zaman kemajuan seperti saat ini, tertib administrasi itu penting. Terkhir, harapan saya, NU ke depan akan dipimpin oleh figur yang sanggup memimpim umat. Ia bisa melayani umat, tidak hanya minta dilayani. Dengan demikian, insyaallah NU akan lebih maju.(*)
    •