Guru-guru serbu Dindik Surabaya
Duta Masyarakat | 28 Agustus 2009
FATKHUL AZIZ SURABAYA
FATKHUL AZIZ SURABAYA
Baca Juga
Kaki tangan Dulmatin diobrak-abrikKaki tangan Dulmatin diobrak-abrik
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
MABES Polri membenarkan telah menangkap lagi kawanan teroris di Solo Jawa Tengah. Namun Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri belum bersedia menjelaskan soal penangkapan tersebut. Setelah ...
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
Sidang Udju ungkap tiga nama baru
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
TERDAKWA kasus dugaan suap kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004, Udju Djuhaeri, menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/3) kemarin. Dalam persidangan ...
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
Fraksi PPP minta maaf ke SDA
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
SETELAH mengambil pilihan sikap berbeda dengan kebijakan partainya, F-PPP DPR akhirnya meminta maaf kepada DPP PPP yang dipimpin Suryadharma Ali (SDA). Surat tersebut dilayangkan hanya sehari setelah ...
DPR minta siswa puasa facebook
DPR minta siswa puasa facebook
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Ujian Nasional (unas) untuk siswa SMA akan digelar pada 22 Maret mendatang. Untuk itu, agar sukses menempuh ujian, para pelajar diimbau puasa facebook.
“Para pelajar agar puasa nonton ...
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
Kasus Rieke Diah Pitaloka lemah
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
TERTUDUH kasus pelecehan seksual, dr Rasyidin, angkat bicara. Sang dokter membantah tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap Rieke Diah Pitaloka. Menurut dr Rasyidin, dirinya tidak pernah ...
Teroris ‘incar’ Obama
Teroris ‘incar’ Obama
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
TNI mengendus indikasi bahaya saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama berkunjung ke Indonesia 23 Maret mendatang. Namun potensi kerawanan tersebut terus diantisipasi aparat keamanan ...
PARA guru di Surabaya memenuhi ruang ketenagaan Dinas Pendidikan (Dindik) kota Surabaya, Kamis (29/8). Mereka datang untuk mengumpulkan persyaratan pembuatan Nomor Unik Tenaga Kependidikan (NUPTK).
Kepala Bidang Ketenagaan Dindik kota Surabaya, Yusuf Masruh, menuturkan, saat ini memang diberlakukan perbaruan NUPTK bagi seluruh guru mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK di Surabaya. Perbaruan NUPTK itu, kata Yusuf, mengharuskan para guru menyesuaikan data terbaru mereka. “Seluruh guru wajib memasukkan data terbaru untuk menyusun NUPTK penyesuaian,” paparnya.
Meski begitu, Yusuf menyayangkan sikap para guru yang memenuhi ruang ketenagaan Dindik Surabaya. Sebab, pemutakhiran data NUPTK itu seharusnya melalui UPTD dan sekolah masing-masing. “Para guru ini salah kaprah memahami teknis pelaksanaannya. Seharusnya, untuk guru TK dan SD itu melalui UPTD. Sedangkan untuk guru SMP, SMA, dan SMK itu lewat sekolah masing-masing,” paparnya.
Sementara itu, salah seorang guru yang turut bergerombol memasukkan data NUPTK di Dinas Pendidikan mengaku takut terlambat jika memasukkan lewat UPTD ataupun sekolah. Ia, pun guru-guru yang lain, mengira kemarin merupakan hari terakhir pemasukan data. “Saya kira ini hari terakhir jadi saya langsung datang ke dinas saja,” tuturnya.
Menurut Yusuf, para guru tidak perlu terburu-buru dan khawatir datanya tidak masuk ke Dinas. Sebab, Dindik telah menyusun sistem melalui UPTD dan sekolah. Apalagi, waktu pengumpulan data hingga akhir Agustus ini.



