Duta Masyarakat
Selasa, 09 Februari 2010 | 09:12:04 WIB

 INDEKS ARTIKEL 

TANGGAL: / /

 TOP 10 

  • Trik bos Century tiru Unibank-Bank Global   (296)
    Trik bos Century tiru Unibank-Bank Global
    Mencuatnya kasus kejahatan perbankan di PT Bank Century Tbk mengingatkan kembali pada kasus kejahatan perbankan di Unibank dan Bank Global. Dua bank terakhir dilikuidasi oleh Bank Indonesia. Unibank ...

  • Anjal berhak penuh sebagai warga   (295)
    Anjal berhak penuh sebagai warga
    Bagaimana persoalan anak jalanan di Indonesia?

    Masalah anak jalanan merupakan masalah yang ada di sekitar kita. Kita menemukan mereka hampir setiap saat di berbagai kota. Mereka ...

  • Perebutan singgasana AG1   (295)
    Perebutan singgasana AG1
    Sedikitnya sudah ada empat kandidat Bupati Kediri periode 2010-2015, yang sudah terang-terangan mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon Bupati Kediri periode mendatang. Perebutan singgasana AG-1, ...

  • Menyatukan harmoni masyarakat untuk pencerahan bangsa   (294)
    Menyatukan harmoni masyarakat untuk pencerahan bangsa
    Untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, diperlukan kerjasama yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah.
    —————————————

    Indonesia sebagai bagian dari ...

  • Lagi-lagi Ruhut bikin heboh rapat Pansus Century   (292)
    Lagi-lagi Ruhut bikin heboh rapat Pansus Century
    Keributan kembali terjadi di Pansus Hak Angket Bank Century. Kali ini, lagi-lagi, ribut-ribut melibatkan anggota pansus dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Hanya saja lawannya anggota pansus ...

  • Pelatihan ketrampilan pangkas pengangguran   (287)
    Pelatihan ketrampilan pangkas pengangguran
    Selain berperan mendidik masyarakat agar memiliki pengetahuan yang memadai, UPTD SKB Bondowoso ternyata juga memiliki peran yang signifikan dalam upaya penurunan angka pengangguran dan pengentasan ...

  • Guru-guru serbu Dindik Surabaya   (285)
    Guru-guru serbu Dindik Surabaya
    PARA guru di Surabaya memenuhi ruang ketenagaan Dinas Pendidikan (Dindik) kota Surabaya, Kamis (29/8). Mereka datang untuk mengumpulkan persyaratan pembuatan Nomor Unik Tenaga Kependidikan (NUPTK). ...

  • Presiden SBY: Buka kasus Bank Century!   (279)
    Presiden SBY: Buka kasus Bank Century!
    PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghendaki kasus Bank Century dibedah semua, demi mencari kebenaran dan keadilan. SBY pun mengaku ingin tahu ke mana saja dana Century mengalir. “Saya ingin ...

  • Masjid diawasi, orang bersorban diinterogasi   (278)
    Masjid diawasi, orang bersorban diinterogasi
    Teroris phobia dirasa makin berlebihan. Sejumlah orang yang menggunakan simbol agama dicurigai. Dihadang, ditangkap dan diinterogasi.
    ——————————-

    SIAL nian nasib ...

  • Perjuangan menuju zuhud dan tawakal   (266)
    Perjuangan menuju zuhud dan tawakal
    Zuhud (tidak menyukai dunia) adalah salah satu maqam, dalam disiplin tasawuf. Seperti disebut dahulu, dalam zuhud pun terdapat maqam dan hal. Mari kami perjelas: pada mulanya adalah suatu perjuangan ...

  • Bagikan di Facebook
    ukuran teks: +besarkan -kecilkan
    Metro Style
    ‘A Face of Nation’
    PERFORMANCE ART DI CCCL

    Duta Masyarakat | 20 Agustus 2009
     
     Baca Juga 
    9 BUMN belum terapkan GCG
    9 BUMN belum terapkan GCG
    Prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) ternyata belum diimplementasikan di semua badan usaha milik nasional (BUMN), khususnya bidang usaha pertambangan, industri strategis, energi dan ...

    Dewan jadi ‘terminal’ angkot
    Dewan jadi ‘terminal’ angkot
    ADA pemandangan tak biasa di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (8/2) kemarin. Gedung wakil rakyat yang terhormat itu berubah menjadi ‘terminal angkot’. Pasalnya, ratusan unit angkot dari delapan jalur ...

    Ciptakan detektor kebocoran gas
    Ciptakan detektor kebocoran gas
    AHMAD Zainuri masih setia menyambung kabel demi kabel. Setelah berhasil menyambungnya dan alat detektor kebocoran gas itu berfungsi, tak lama kemudian mati lagi. Merasa kurang rapat menyambung, ...

    Rentan kekerasan dan kriminalitas
    Rentan kekerasan dan kriminalitas
    Pilihan untuk mencegah anak-anak turun ke jalan, di antaranya, tinggalkan pendekatan proyek. Sebagai gantinya, negara harus memberi jaminan sosial bagi warga miskin tanpa perkecualian.


    Al-Azhar tolak pusat studi Syi’ah
    Al-Azhar tolak pusat studi Syi’ah
    Rencana pendirian pusat studi resmi Syi’ah di Mesir mendapat reaksi keras ulama Al-Azhar. Proyek tersebut tidak dibutuhkan karena mereka sudah mencintai Alhul Bait.

    “Tidak bisa ...

    Jangan ancam dunia!
    Jangan ancam dunia!


    Ketika banyak umat Islam memiliki kemampuan luar biasa untuk mengasingkan dunia dan mengubah teman menjadi musuh, maka tidak heran jika Anda akan menemukan contoh di beberapa ...


    Untuk pertamakalinya, di CCCL Surabaya digelar kegiatan seni yang mengangkat dan ‘membedah’ performance art (seni performa), dalam rangkaian acara “Pesta Seni Performa: XChange 2009”. Acara yang digagas oleh AppreRoom, sekaligus sebagai penyelenggara ini, mengangkat tema ‘nation’, ‘nationalism’, ‘nationalistic’ dan diadakan selama 3 hari, 19-21 Agustus 2009, mulai pkl.10.00 hingga 22.00.

    Kegiatan ini antara lain bertujuan untuk memperkenalkan wacana seni kontemporer terkini di Indonesia dan internasional kepada publik Surabaya serta sebagai ajang untuk bertukar pengalaman. Sejumlah performance artists dari Jawa Timur dan mancanegara ikut berpartisipasi, berdiskusi, serta memberi workshop.

    Para seniman asal Jawa Timur yang akan tampil antara lain: Agus Koecink, Atieq S S Listyowati, Benny Wicaksono, Noor Ibrahim, Saiful Hadjar, Taufik Monyong (Surabaya); Nemo Suneidesis (Madura); dan SAMIN Community (Malang). Sedangkan performance artists internasional yang memastikan akan tampil yaitu: Demosthenes Agrafiotis (Yunani), Éric Létourneau (Kanada), Inari Virmakoski (Finlandia), Mark Salvatus (Filipina), Paul Couillard (Kanada), Paulo Nazareth (Brasil).

    Pesta Seni Performa 2009 ini merupakan ajang seni yang terbuka untuk umum. Mengawali perhelatan ini, pada Rabu (19/8) pukul 15.00 WIB digelar diskusi bertajuk “Nation; Nationalism; Nationalistic” bersama Riadi Ngasiran (penulis kesenian) dan Agus Koecink (kurator dan perupa) dengan moderator Atieq S S Listyowati. Dalam diskusi dicoba membahas persoalan yang dihadapi setiap bangsa. Ketika dunia kini bagai dalam lipatan waktu, disadari atau pun tidak, manusia berada dalam ambiguitas.

    Proses percepatan globalisasi dibarengi sofistikasi teknologi tercanggih, budaya ruang maya yang memungkinkan setiap orang berbagai bangsa dapat berada di berbagai negara lain sekaligus.

    Kebangsaan (nationality) pun menjadi sebuah atribut belaka. Bahkan ketika sebuah bangsa (nation) bergerak ekspansif, maka sesungguhnya ia hanya memberikan kesempatan bagi individu individu di dalamnya secara performative mengobjektivasikan diri pada prospek masing-masing.

    Konsep nasionalisme menjadi teruji di sini. Otentisitas kebangsaan menjadi ‘quo-vadis’. Bahkan ‘statusquo’ seseorang hanya sebuah etika. Kecintaan seseorang (nasionalistic) menjadi sekedar apriori emosional. Krisis eksistensi bangsa?

    Performance art yang menurut sejarahnya (sebagai gerakan ‘anti-art’) lahir akibat krisis eksistensi bangsa-bangsa di masa perang dunia I – II telah menjadi medium tersendiri bagi aktualisasi masing masing individu. Gerakan ‘avant-garde’ semakin memperpanjang barisan di seluruh antero dunia semenjak tercetusnya di Prancis [Paris, 1825]. Sebagai sentra kawasan melting point berbagai ide dan pemikiran, negara ini adalah saksi sejarah sekaligus situs eksistensi awal mula performance art.
    • ziz